Ekonomi dan Bisnis

Perdana di NTB, Bupati dan Wabup Loteng Kompak Resmikan Pabrik Tepung Tapioka

PRAYA-Rencana Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah untuk melakukan inovasi membuka lapangan pekerjaan untuk masyarakat terus dilakukan. Untuk memenuhi target pengurangan pengangguran dengan cara membuka lapangan pekerjaan, kini sudah mulai dilakukan dengan membuka pabrik pengolahan tepung tapioka. Peresmian dan pengoperasian pabrik pengolahan tepung tapioka yang pertama di NTB ini berlokasi di Desa Aik Berik, Kecamatan Batukliang.

Pada sambutannya, Bupati Lombok Tengah, H. L. Pathul Bahri, S. IP., M. AP yang didampingi Wakil Bupati, Dr. H. M. Nursiah, S. Sos., M. Si dan Sekertaris Daerah, H. L. Firman Wijaya, S. T., M. T menyatakan, pembangunan pabrik pengolahan tepung tapioka ini sudah lama menjadi program Pemerintah Daerah. Dimana rencana ini kemudian didukung oleh Kementerian Perindustrian RI dengan menggelontorkan Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp12 miliar. “Dengan menggunakan DAK Kementerian itu pabrik yang kita bangun lengkap dengan Sarana dan Prasarana yang memadai,” ungkapnya.

Pembangunan pabrik yang satu-satunya ada di NTB ini diharapkan mampu mendongkrak perekonomian masyarakat. Selain itu pabrik ini juga diharapkan sebagai wadah membangkitkan sentra Industri Kecil Menengah (IKM). “Keberadaan pabrik ini kami tujukan sebagai wadah meningkatkan perekonomian masyarakat,” katanya.

Sementara untuk bahan baku tepung tapioka sendiri sudah mulai disiapkan oleh Pemerintah dengan mendatangkan bibit ubi khusus dari provinsi Sumatera. “Sebelum membangun pabrik bahan utama pembuatan Tepung sudah lama kita fikirkan dari mana didapatkan nantinya,” terangnya.

Bahkan untuk pemasaran tepung sendiri nantinya Pemerintah akan merangkul banyak pihak termasuk dengan travel yang ada. Tak hanya itu, Pemerintah juga berencana membuat Unit Pelayanan Tekhnis perdagangan yang secara khusus menangani pabrik ini. “Segala hal sudah kita fikirkan dengan matang sebelum membangun pabrik ini,” tegasnya.

Sementara mewakili Menteri Perindustrian RI, Wakil Direktur IKM Kementerian Perindustrian RI, Budi Hartono berharap pabrik ini nanti bisa dikelola dengan baik agar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat kabupaten Lombok Tengah. “Kita berharap bisa dikelola dengan baik, agar membawa dampak perekonomian yang baik bagi masyarakat setempat,” paparnya singkat.(wid)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button