Olahraga

Pertamina Mandalika Jadi Tuan Rumah Kejurnas Balap Motor Sportbike 2024

PRAYA-Sirkuit Pertanian Mandalika kembali dijadikan sebagai lokasi balap bergengsi tingkat nasional. Pada tanggal 25-26 Mei mendatang berlokasi di Sekitar Pertanian Mandlaika akan digelar kejuaraan nasional balap sepeda motor Sportbike Pertamina Mandalika Racing Series 2024 putaran kedua. Event yang akan terselenggara berdasarkan hasil kolaborasi RIDE Motorsport dengan MGPA, IMI, Kemenparekraf, ITDC dan InJourney mendapat dukungan penuh dari Pertamina sebagai salah satu bentuk kontribusinya terhadap dunia balap di Indonesia.

Kegiatan ini juga digelar sebagai salah satu ajang bergengsi untuk membina para talenta muda serta sebagai ajang prestasi “Untuk Dukung Pembalap Indonesia Mendunia”. Sebagai Pucak kejuaraan, ada tiga kelas utama yang akan dipertandingkan nanti yaitu Sport 150, Sport 250 dan Supersport 600. Selain itu, yang tidak kalah seru ada juga balap supporting class yakni Underbone 150, Supersport 600 Community dan Superbike 1000 Community.

Svp Marketing & Tourism Program InJourney, Retna Asmoro menyatakan, pihaknya membenarkan Sirkuit Pertanian Mandalika akan dijadikan sebagai lokasi Kejurnas Balap Motor Sportbike tahun 2024. Selain itu, ajang balap sepeda motor nasional ini juga dipersiapkan menjadi produk pariwisata unggulan yang diharapkan dapat meningkatkan jumlah turis baik dari domestik maupun mancanegara. “Terhadap Sirkuit ini kami terus membangun destination positioning-nya, baik dari sisi amenitas maupun atraksi atau promosinya,” ungkapnya.

Dimana Kejurnas Mandalika Racing Series 2024 ini, ditagretkan akan disaksikan dengan target penonton sebanyak 5 rbu orang dan juga juga akan disaksikan oleh sebanyak 600 ribu viewers di Youtube Live streaming Mandalika Racing Series. Sehingga kejuaran nasional ini diharapkan akan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar melalui partisipasi berbagai UMKM lokal. “Kami yakin ribuan orang akan menyaksikan event nasional ini nantinya,” yakinnya.

Selain menyelenggarakan balap pada kelas yang setia tahun dilaksnakan, penyelenggaraan tahun ini ada tambahan kelas yakni dibukanya kelas baru yakni Junior Sport 150 umur 15. Dimana kelas baru yang dibuka pihak penyelenggara dijadikan sebagai ajang pembinaan para pembalap muda di bawah usia 15 tahun. “Kelas baru ini dibuka dan dipertandingkan hasil dari respons positif para tim hingga sekolah balap yang menginginkan adanya kejuaraan khusus bagi talenta muda yang siap bertarung ke jenjang internasional,” katanya.

Direktur Operasi ITDC, Troy Warokka, menyatakan, Mandalika Racing Series (MRS) ini menjadi ajang kompetisi balap motor yang memberikan kesempatan bagi talenta muda Indonesia untuk bersinar dan nantinya mampu mengangkat nama Indonesia dikancah internasional. Dimana series ini sendiri nanti akan dilaksanakan pada tanggal 25 sampai 26 Mei mendatang di Pertamina Mandalika Internasional Circuit. “Oleh sebab itu saya mengajak semua pihak untuk mendukung acara ini untuk memajukan olahraga balap Indonesia, memperkenalkan talenta muda dan mempromosikan The Mandalika sebagai destinasi sport tourism unggulan di Indonesia,” ungkapnya.

Menurutnya, event ini juga nantinya diharapkan memberikan pengalaman berharga bagi peserta dan dampak mampu bernilai positif berkelanjutan bagi ekonomi dan kesejahteraan masyarakat lokal di Mandalika dan NTB. “Yang tidak kalah penting dengan dukungan masyarakat Indonesia dan stakeholders kita dapat membangun masa depan yang gemilang bagi olahraga balap Indonesia,” yakinnya.

Direktur Utama MGPA, Priandhi Satria menyatakan, bergabungnya Pertamina sebagai sponsor utama menunjukan bahwa Kejurnas Mandalika Racing Series telah menjadi sebuah kompetisi balapan nasional yang memiliki daya tarik tinggi. Dukungan dari Pertamina semakin mengukuhkan posisi Mandalika Racing Series sebagai Kejurnas Balap Motor Sportbike bergengsi di Indonesia yang telah terbukti ikut mendorong prestasi pembalap-pembalap Tanah Air untuk berkiprah di level internasional. “Veda Ega Pratama, Arai Agaska, Muhammad Kiandra Ramadhipa dan Aldi Satya Mehendra adalah di antara contoh pembalap Indonesia yang berprestasi yang kini tengah berjuang di kancah balap Asia hingga dunia. Hal ini tidak terlepas dari berbagai upaya yang dilakukan oleh MGPA, PRIDE, IMI dan para stakeholder serta sponsor untuk terus meningkatkan kualitas balapan dari mulai regulasi hingga kemasan event seperti inovasi tayangan live streaming,” jelasnya singkat.

Sedangkan Deputi Olahraga Sepeda Motor IMI Pusat, Eddy Saputra menambahkan, pihaknya terus memberikan dukungan agar Kejurnas Balap Motor Sportbike Pertamina Mandalika Racing Series bisa terus berjalan berkesinambungan. Pihaknya berkeinginan agar bida terus menghasilkan lagi para pembalap muda Indonesia dari sebuah kejuaraan yang kompetitif sesuai regulasi serta menjunjung tinggi sportivitas hingga siap bersaing di level lebih tinggi.

Karena itu, adanya kelas Junior Sport 150 umur 15 tahun bisa menjadi sarana adu kemampuan para pembalap usia muda dengan regulasi teknis yang tidak memberatkan serta biaya terjangkau. Pihaknya juga berharap melalui kelas baru yang dibuka mampu sebagai ajang menaikkan jenjang kelas yang lebih tinggi. “Saya harap melalui adanya kelas baru ini bisa menjadikan pembinaan pembalap-pembalap muda yang berlatih di sekolah-sekolah balap bisa terakomodasi untuk naik jenjang ke kelas berikutnya,” harapnya.

VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Fadjar Djoko Santoso menyatakan, dukungan ini sejalan dengan PERTAMINA ENERGIZING YOU yang bermakna Pertamina selalu berusaha untuk melayani masyarakat dan memberikan energinya untuk kepentingan bangsa Indonesia. Kerjasama ini merupakan langkah nyata dalam upaya Pertamina untuk memajukan industri motorsport di Indonesia. “Dukungan dari Pertamina akan memperkuat program pembibitan dan memberikan akses yang lebih luas dan fasilitas yang lebih baik bagi para pembalap-pembalap muda,” ujarnya.

Dimana Pertamina Mandalika Racing Series 2024 mendapat dukungan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, MGPA, ITDC dan InJourney serta Honda, LFN, Pirelli, Yamaha, Aspira Premio, GS Astra, BRT Racing, BRT Electric, KYB, Cargloss, Arai Indonesia, YSS, Pikolli, RCB, Uma Racing, MFZ Racing, Hydro Coco, Chemco, Nissin Samurai Brake. Dukungan dari berbagai pihak ini lantaran KMS Series 2024 juga terbukti telah memberikan dampak ekonomi luas terhadap masyarakat sekitar. “Hal ini dibuktikan dari adanya pergerakan ekonomi masyarakat melalui usaha UMKM lokal NTB yang menjajakan berbagai barang dagangan baik itu makanan ataupun cendera mata dan juga berbagai UMKM lainnya yang membuka booth di area sirkuit,” paparnya.(wid)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button