Menjaga Marwah Kosgoro: Ajakan Bersaing secara Fair di Tengah Isu Serangan Personal

MATARAM – Menjelang perhelatan Musyawarah Besar (Mubes) Kosgoro 1957 yang direncanakan berlangsung pada 5-7 Juni 2026, suhu politik internal mulai memanas. Sayangnya, dinamika ini diwarnai dengan munculnya isu tidak sedap dan kampanye hitam (black campaign) yang menyerang salah satu kandidat kuat.
Nama Ir. H. Sari Yuliati, M.T., yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua DPR RI dari Dapil NTB 2 (Pulau Lombok), menjadi sasaran serangan opini negatif setelah menyatakan kesiapannya untuk ikut bertarung dalam perebutan kursi Ketua Umum PPK Kosgoro 1957.
Menanggapi hal tersebut, pengurus DPD I Partai Golkar, Lalu Welli Viddi Hamid, angkat bicara. Ia menyayangkan adanya upaya penggiringan opini sesat dan serangan personal yang ditujukan kepada Sari Yuliati dalam kontestasi organisasi pendiri Partai Golkar tersebut.
“Sangat disayangkan ada black campaign yang menyerang individu atau penggiringan opini yang sesat kepada salah satu pihak yang ikut serta dalam perhelatan akbar Kosgoro ini,” ujar Lalu Welli (15/05).
Menurutnya, posisi pemimpin adalah sebuah amanah yang harus diraih dengan cara-cara yang bermartabat, bukan dengan menjatuhkan lawan melalui fitnah.
“Pimpinan itu adalah amanah. Untuk apa dicapai dengan menghalalkan segala cara, apalagi sampai memfitnah salah satu kandidat,” tegasnya.
Lalu Welli mengajak seluruh pihak yang terlibat untuk menunjukkan kedewasaan dalam berpolitik dengan mengedepankan adu gagasan demi kemajuan organisasi, bukan malah merusak citra sesama kader.
“Mari bersaing secara fair, terbuka, dan berkompetisi dengan menunjukkan gagasan untuk kemajuan. Kampanye hitam hanya menandakan ketidakmampuan dan ketidakpercayaan diri seorang calon sebagai pemimpin,” tambahnya.
Ia berharap Mubes Kosgoro 1957 nantinya dapat melahirkan sosok pemimpin yang memiliki integritas tinggi dan mampu membawa dampak positif bagi kejayaan Partai Golkar ke depan.
“Semoga yang memimpin Kosgoro ke depan adalah orang yang amanah dan memberikan kontribusi besar bagi partai, siapapun itu yang terpilih nanti,” tutupnya.



