Lombok

Kemantapan Jalan Kabupaten Loteng 76 Persen

PRAYA-Peningkatan kondisi jalan di wilayah Kabupaten Lombok Tengah terus menjadi perhatian Pemerintah setempat. Hingga tahun 2023 ini, dari seluruh ruas jalan kabupaten yang ada, kemantapan jalan yang ada sekitar 76% dalam keadaan baik dan layak digunakan.

Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Dinas PUPR Loteng, Massadri Zulkarnaen menuturkan bahwa peningkatan kualitas jalan menjadi salah satu fokus Pemkab Loteng untuk terus dibenahi setiap tahunnya. Untuk keperluan itu, hampir sebagian besar APBD yang dikelola digelontorkan untuk melakukan perbaikan kondisi jalan Kabupaten. “Karena kegiatan perbaikan jalan Kabupaten menjadi fokus utama Pemkab Loteng untuk terus diperbaiki, APBD yang ada sebagian besar digelontorkan untuk memperbaiki kondisi jalan Kabupaten,” ungkapnya.

Di tahun ini, perbaikan jalan kabupaten disokong oleh dua sumber pendanaan, yakni dari dana DBHCHT yang masuk APBD dan Dana Alokasi Khusus (DAK). “Cukup besar anggaran yang digelontorkan Pemeirntah untuk membiayai perbaikan kondisi jalan kita,” ujarnya.

Untuk sumber anggaran DAK, Pemkab Loteng menggelontorkan dana untuk membangun empat ruas jalan. Empat ruas jalan tersebut yakni Lendang Bao-Benjeruk dengan panjang 5 kilometer, Mantang- Seganteng dengan panjang 5 kilometer, Jelojok-Dasan Baru dengan panjang 4,2 kilometer dan Mangking-Delong Belanak dengan panjang 12 Kilometer. “Yang jelas untuk empat ruas jalan ini kita gelontorkan Anggara puluhan miliar,” terangnya.

Sementara untuk yang dibiayai dana DBHCHT terdapat dua ruas jalan, yakni ruas Piang-Bun Mas dan DKK Praya Barat. “Dimana untuk DKK Praya Barat anggarannya sebesar Rp1,5 miliar. dan Piang-Bunnas anggarannya sebesar Rp1,2 miliar,” sambungnya.

Jika melihat panjang jalan Kabupaten yang ada saat ini, sisa ruas jalan yang perlu mendapatkan perhatian Pemerintah untuk diperbaiki di tahun-tahun berikutnya sekitar 260 kilometer. Dimana sisa ruas jalan yang perlu mendapatkan perhatian untuk diperbaiki di tahun berikutnya ini yakni jalan aspal. “Kita berharap tahun berikutnya ada banyak kilometer lagi jalan yang diaspal untuk kita perbaiki kondisinya agar layak pakai,” harapnya.

Dari paket jalan yang dibangun di tahun 2023 ini, proses pengerjaannya ada yang sudah rampung, seperti ruas jalan Lendang Bao-Bonjeruk. “Proses pengerjaan yang menggunakan DBHCHT akan melakukan pengaspalan dan berkahir kontraknya sampai Bulan Desember yang akan datang,” jelasnya.

Kendati demikian, ia memastikan semua ruas jalan yang belum rampung akan selesai dikerjakan sebelum berakhir masa kontrak kerjanya. Dan dipastikan semua ruas jalan yang dikerjakan di tahun 2023 ini kualitasnya sesuai dengan yang ada di speak. “Kami tidak mau main-main dala hal kualitas, sehingga kami setiap sataa memantau hasil pekerjaan rekanan,” paparnya.(wid)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button