Kukuhkan Dukungan dari 11 Yayasan Ponpes NU, Abah Uhel Janji Lanjutkan Pembangunan di Loteng

PRAYA-Dari lawatan politiknya paska mendapatkan nomor urut dua dari KPU NTB, salah satu calon wakil gubernur NTB dengan jargon Bang-Abah, yakni H. M. Suhaili FT, terus bergerak mendatangi masyarakat yang ada di pulau Lombok. Saat mendatangi sebanyak 11 Yayasan Pondok Pesantren Nakhdlatul Ulama (NU) yang ada di Kabupaten Lombok Tengah, calon wakil gubernur NTB ini berjanji akan melanjutkan pembangunan, yang sebelumnya telah ia lakukan saat menjabat sebagai Bupati Lombok Tengah dua periode.
Salah satu perwakilan 11 Yayasan Pondok Pesantren NU, Yayasan Pondok Pesantren NU Mahimul Munir, Mahimudin, S. Pdi., M. Pd menyatakan, siap untuk mendukung dan memenangkan Abah Uhel sebagai Wakil Gubernur NTB. Dalam sambutan singkatnya, ia mengatakan khusus untuk di Praya Barat Daya akan memberikan sumbangan suara ke Abah Uhel hingga 100 persen dari jumlah pemilih. “Untuk di Kecamatan Praya Barat Daya sesuai amanah jamaah dan masyarakat kami siap memenangkan Abah Uhel,” ungkapnya.
Di sisi lain, Abah Uhel menyatakan, maksud dan tujuan utama datang ke lokasi kegiatan tidak lain untuk menjaga dan memperkuat silaturrahmi dengan jamaah dan tokoh masyarakat. Sembari ingin meminta ijin dan dukungan dari jamaah dan tokoh masyarakat untuk maju sebagai Wakil Gubernur NTB mendampingi Dr. Zulkiflimansyah sebagai Gubenur NTB. “Pada kesempatan ini saya tidak akan malu-malu untuk meminta dukungan maju sebagai Wakil Gubernur,” ungkapnya.
Pihaknya berharap jika terpilih nanti sebagai Wakil Gubernur, ia akan ingin kembali menjadi Khadam yang bisa bermanfaat untuk masyarakat NTB seperti halnya saat menjadi Khadam masyarakat Lombok Tengah dua periode. Murni keinginannya kembali menjadi Khadam bukan untuk mementingkan kepentingan pribadi, melainkan ingin kembali bermanfaat sebesar-besarnya untuk masyarakat NTB. “Bisa bermanfaat bagi masyarakat sudah menjadi tujuan utama saya ketika dipercayakan menjadi pucuk pimpinan dimanapun,” tegasnya.
Agar bisa bermanfaat untuk masyarakat luas, dih adapan 11 Yayasan Pondok Pesantren pihaknya berjanji akan melanjutkan pembangunan di Lombok Tengah lima tahun ke depan seperti pembangunan saat menjadi Bupati Lombok Tengah dua periode. Pembangunan yang akan dilanjutkan nanti di Lombok Tengah terutama pembangunan rurung reban. Mengapa rurung karena jalan yang dibangun saat menjabat Bupati dua periode saat ini sudah banyak yang mulai rusak. “Program rurung reban ini akan dilanjutkan nanti karena sangat dirasakan langsung dampakny oleh masyarakat,” terangnya.
Sedangkan adapun alasan untuk melanjutkan program reban atau irigasi lantaran luas sawah di Kabupaten Lombok Tengah dibandingkan Kabupaten lain di NTB paling luas. Sehingga sangat masuk akal jika pembangunan infrastruktur irigasi sangat dibutuhkan untuk mendukung hasil pertanian kedepannya. “Jika fasilitas pendukung pertaniannya kita tingkatkan maka akan berdampak pada semakin meningkatnya hasil pertanian para petani nantinya,” yakinnya.
Selain itu, program pembangunan manusia di NTB jiga tetap akan menjadi fokus utama nantinya. Melalui program bea siswa luar negeri, pihaknya jika terpilih nanti akan mengirim mahasiswa keluar negeri sebanyak 10 ribu orang mahasiswa. Program ini merupakan program Dr. Zulkiflimansyah saat menjabat sebagai Gubernur NTB periode 2018-2023 kemarin. Terutama program ini juga dikhususkan untuk Pondok Pesantren, dimana siswa lulusan Pondok Pesantren nanti bisa melanjutkan studi strata satu ke Mesir, Makkah, Madinah dan Maroko. “Silahkan jika kami terpilih nanti sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur santri di Ponpes ini bisa memgajukan untuk santrinya melanjutkan studi ke luar negeri,” paparnya.(wid)


