Politik

Kunjungi KLU, Abah Uhel Akui Jabat Ketua Harian TKD Prabowo-Gibran NTB

GANGGA-Di hadapan ratusan masyarakat Desa Sambik Bangkol, Kecamatan Gangga, Kabupaten Lombok Utara, H. M  Suhiali Fadhil Thohir atau Abah Uhel, secara gamblang menyatakan bahwa dirinya adalah ketua harian pemenangan Tim Kampanye Daerah (TKD) Prabowo-Gibran NTB. Pernyataan ini diungkap saat mengisi acara Maulid Nabi Besar Muhammad SAW.

Calon Wakil Gubernur NTB dengan jargon Bang-Abah ini menuturkan peran krusialnya dalam membantu menyukseskan unggulnya suara Prabowo Subianto dan Gibran Raka Buming Raka di NTB. “Di Pilpres pada TKD pemenangan Prabowo-Gibran NTB saya sebagai ketua harian,” ungkapnya.

Pernyataan ini sekaligus menjawab isu yang berkembang, tentang siapa sebenarnya orang yang paling berperan dalam pemenangan Prabowo-Gibran. Pernyataan ini sekaligus menjawab juga adanya isu kalau ada juga calon gubernur yang mengaku paling dekat dan berjasa atas menangnya Prabowo-Gibran di NTB. “Sekalipun saya sebagai ketua harian namun Partai Gerindra tidak mendukung saya,” ujarnya.

Kendati demikian, pihaknya tetap optimis terus bergerak menyapa seluruh masyarakar NTB untuk bisa memenangkan Pilgub NTB tahun 2024 ini. Paska mendapatkan nomor urut dua, pihaknya mengawali kampanyenya dengan menyapa masyarakat yang ada di Kabupaten Lombok Utara. “Paska pemberian nomor urut dari KPU kita lanjutkan terus bergerak menyapa masyarakat,” katanya.

Di hadapan masyarakat, pihaknya juga menyapaikan kalau dirinya bersama calon gubernur NTB, Dr. Zulkiflimansyah di kertas suara nanti berada di nomor urut dua dengan posisi gambar calon di tengah. Nomor urut ini menurutnya sesuai dengan nomor urut yang diharapkan dan yang idamkan dan diyakini sebagai nomor kemenangan. Karena menurutnya saat mendukung Prabowo-Gibran waktu itu juga dengan nomor urut dua. “Mengapa saya berharap nomor dua karena saat saya berjuang untuk Prabowo-Gibran juga nomornya dua,” katanya.

Sementara terkait dukungan pada Pilgub NTB tahun 2024 ini, pihaknya tidak kemudian menekan masyarakat untuk harga mati mendukungnya. Setiap masyarakat berhak dan bebas dalam menentukan pilihan nantinya. Kendati masyarakat berbeda pilihan nanti, pihaknya berharap agar selalu menjaga silaturrahmi dan tidak menimbulkan konflik. “Ya kalau masalah pilihan kire-kire tadahn dan kalaupun berebeda pilihan jangan kemudian itu menjadi konflik,” ujarnya.

Sementara keinginan niat untuk maju sebagai wakil gubernur tidak lain berharap bisa bermanfaat untuk seluruh masyarakat NTB. Jika terpilih nanti akan mengedepankan kepentingan seluruh masyarakat NTB dibanding dengan kepentingan pribadi dan golongan. “Saya berjanji jika terpilih akan berada sebagai solusi masyarakat NTB,” paparnya.(wid)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button