Pendidikan

Perihal Pungutan Biaya Perpisahan Ratusan Ribu Rupiah, Kepsek SMPN 1 Praya Angkat Bicara

LOMBOK TENGAH – Menjelang ujian sekolah yang akan diselenggarakan pada tanggal 4 Mei mendatang, pihak komite dan paguyuban orang tua/wali murid kelas IX SMPN 1 Praya tengah menyiapkan penggalangan dana untuk biaya perpisahan sekolah.

​Dalam surat edaran tertanggal 27 April tersebut, total biaya perpisahan direncanakan menghabiskan dana mencapai Rp101.355.000. Oleh sebab itu, masing-masing wali murid dibebankan biaya sebesar Rp270.000.

​Selain itu, para wali murid diharuskan menyerahkan iuran tersebut kepada bendahara kegiatan selambat-lambatnya pada tanggal 9 Mei mendatang.

​Kepala Sekolah SMPN 1 Praya, H. A. Rahman, saat dikonfirmasi mengatakan penarikan pungutan tersebut merupakan inisiasi dan hasil kesepakatan rapat komite bersama paguyuban orang tua/wali murid kelas IX SMPN 1 Praya sebelumnya.

​Ia mengaku, dalam rapat yang diadakan komite tersebut, dirinya hanya memberikan sambutan. Selebihnya, ia baru mengetahui keputusan rapat tersebut setelah mengonfirmasi kepada pihak komite sekolah.

​Ia mengatakan, penarikan biaya perpisahan sepertinya dilakukan karena berkaca pada kegiatan-kegiatan pada tahun-tahun sebelumnya. “Mungkin karena rasa kebanggaan orang tua, jadi kegiatan perpisahan diniatkan diadakan dengan meriah,” ungkapnya.

​Meski demikian, ia berharap acara perpisahan dilaksanakan sesederhana mungkin. “Kalau saya malah kita ingin tiadakan. Senin depan kami akan rapat bersama komite dan paguyuban dengan mengundang pihak Dinas Pendidikan,” sambungnya.

​Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan (Disdik), Lalu Rupawan Joni, saat dikonfirmasi mengatakan, Dinas Pendidikan saat ini belum mengeluarkan edaran terkait perpisahan pada tahun ini. “Dinas belum mengeluarkan edaran terkait perpisahan tahun ini. Ujian sekolah baru akan dilaksanakan mulai tanggal 4 Mei minggu depan,” jelasnya.

​Menyikapi adanya pungutan perpisahan di SMPN 1 Praya, ia mengaku belum mendapatkan pemberitahuan dari sekolah terkait rencana pelaksanaan kegiatan tersebut.

​Ia berharap, penyelenggaraan pelepasan dilaksanakan sesederhana mungkin agar tidak membebani orang tua siswa, karena mereka akan membutuhkan biaya saat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button