Turun ke Songgajah, Abah Uhel Diminta Lanjutkan Program Industrialisasi Bang Zul

DOMPU-Bakal Calon Wakil Gubernur NTB, H. M. Suhaili FT menyapa masyarakat Desa Songgajah, Kecamatan Kempo, Kabupaten Dompu, Jumat (16/08).
Dalam kesempatan tersebut, para petani, peternak dan pelaku UMKM menyampaikan apresiasi terkait program Industrialisasi yang digalakkan Dr. Zulkiflimansyah atau Bang Zul. Mereka lantas meminta agar program tersebut dilanjutkan.
“Kami yang berlatar belakang petani sangat terbantu dengan program Industrialisasi. Kami dapat menghemat biaya produksi ketika menanam jagung dan mengolah hasil panen kami,” ungkap Hasan, salah satu petani dan tokoh masyarakat Desa Songgajah.
Hasan mengatakan, dengan industrialisasi seperti alat-alat pertanian yang dihasilkan, ia mengaku dapat mengelola lahan yang rata-rata seluas 3 sampai 4 hektar dengan maksimal.
Selain itu, para peternak di desa tersebut sangat terbantu dalam menyiapkan pakan ternak sapi, berkat bantuan mesin pencacah yang merupakan inovasi siswa-siswi SMK.
“Kami sangat terbantu dengan adanya mesin pencacah. Sebelumnya hampir 30 persen bahan pakan terbuang. Kali ini habis semua dan bisa memanfaatkan tanaman lain sebagai bahan pakannya”, imbuhnya.
Ia menilai program Industrialisasi tersebut sudah tepat. Terlebih lagi telah memasuki dunia sekolah kejuruan. “Sekarang anak-anak kami yang bersekolah di SMK sudah punya kemampuan untuk menciptakan alat yang bisa membantu pekerjaan kami selaku petani dan peternak”, lanjutnya.
Sementara itu, Abah Uhel juga mengapresiasi masyarakat yang berkenan menggunakan alat-alat hasil karya anak yang telah dilatih di SMK.
Abah Uhel menuturkan bahwa program industrialisasi yang dimulai oleh Bang Zul di berbagai bidang seperti pertanian dan peternakan dapat mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap alat yang dibeli dari luar dengan harga tinggi.
Lebih jauh, Abah Uhel juga menilai bahwa lancarnya kegiatan di industri akan memberikan dampak positif bagi perekonomian UMKM. “Persoalan kualitas harus segera diselsesaikan. Dengan adanya alat yang menunjang, hal tersebut dapat kita atasi”, ungkap Abah Uhel.
Adapun persoalan lainnya adalah keberlanjutan produksi, yang harus mendapat dukungan penuh dari pemerintah. Tak hanya itu, pemerintah juga harus memperhatikan fasilitas untuk pemasaran produk -produk UMKM.
Tak hanya perihal produk, Abah Uhel juga menyoroti pentingnya peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). “Memang yang namanya membangun SDM itu, hasilnya kelihatan dalam jangka waktu yang panjang. Namun harus kita lakukan untuk kemajuan daerah kita”, ujarnya.(wid)


