Lombok

Baksos TNI AD 1620 – 04/Loteng Disambut Positif Warga Desa Kateng

PRAYA-Jajaran Komandan Rayon Militer (Danramil) 1620-04/Loteng bersama sejumlah warga Desa Kateng Kecamatan Praya Barat Lombok Tengah menggelar bakti sosial. Bakti sosial dilakukan dengan membersihkan saluran sungai yang kerap menjadi penyebab terjadinya banjir, akibat sumbatan sampah pada jembatan penghubung antar dusun di jalan Embong Bombas-Penabu Desa Kateng.

Komandan Kodim 1620/Loteng, Letkol Kav Andi Yusuf Kartanegara melalui Danramil 1620 -04/Praya Barat, Kapten Inf Wage Rudolf S menyatakan, kegiatan bakti sosial TNI AD ini dibantu Polisi, Sat Pol PP dan Badan Penanggualangan Bencana Daerah (BPBD), serta masyarakat setempat. “Selain menjaga keamanan dan ketertiban kami juga turut menjaga kelangsungan kondisi alam yang terjadi akibat adanya banjir, longsor di wilayah binaan,” ungkapnya.

Menurutnya, sungai dan jembatan penghubung antara dusun ini berada di jalan Embung Bombas, yang setiap tahun airnya naik ke jalan bahkan perkampungan warga sekitar, yang disebabkan banyaknya sumbatan kayu dan sampah kiriman. Hal ini membuat pihaknya prihatin sehingga harus menjadi prioritas untuk ditangani melalui Bakti Sosial di wilayah binaan Koramil 04 / Praya Barat. “Alhamdulillah kami mendapat bantuan alat berat dari pihak BWS, yang kami mamfaatkan untuk kelancaran Bakti Sosial,” tegasnya.

Ia berharap, setelah adanya kegiatan bakti sosial ini, masyarakat setempat dapat nenghindari penebangan liar dan senantiasa membuang sampah pada tempatnya. “Saya mengimbau bagi warga masyarakat tidak lagi membuang bekas tebangan kayu dan sampah ke aliran sungai, yang dapat menjadi sebab terjadinya jembatan tersumbat,” pintanya.

Sementara itu tokoh masyarakat setempat, H. Lalu Damanhuri menyatakan, pihaknya mengapresiasi program bakti sosial yang di inisiasi jajaran TNI AD untuk membersihkan sampah yang tersumbat di kolong jembatan, yang kerap menjadi penyebab banjir. Tidak hanya itu, ia juga menyampaikan terimakasih yang sebesar besarnya atas inisiatif jajaran Koramil 1620 – 04 Praya Barat, juga atasata bantuan, bimbingan dan arahan kepada warga desa.

Tumpukan sampah, kayu, pada kali yang menyebabkan sumbatan aliran air sungai pada jembatan ini sangat sulit diangkat dengan tenaga manual karena sudah menumpuk terlalu lama dan bisa mengancam terputusnya jembatan akibat derasnya air sewaktu musim hujan. “Alhamdulillah Babinsa kami cukup tanggap dengan situasi yang ada, sehingga bisa menghadirkan alat eksavator dalam kegiatan bakti sosial ini terlaksana setelah kami menyampaikan keluhan kepada Babinsa,” sebutnya.

Kedepan ia berharap, sinergi antara Babinsa, Babinkamtibmas dan masyarakat sekitar harus tetap terpelihara dan berkesinabungan agar lebih baik lagi, demi mewujudkan kecintaan masyarakat kepada TNI, dan Polri sebagai pengayom masyarakat.(wid)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button