Kegiatan CFN di Loteng Terkendala Anggaran
PRAYA-Pelaksanaan Care Free Night (CFN) yang digelar Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah dua kali dalam sebulan, yang berlokasi di jalan jantung kota Praya menyisakan persoalan yang cukup signifikan. Saat ini, pihak penyelenggara kegiatan mengalami kendala anggaran yang akan digunakan untuk membayar berbagai kelengkapan CFN.
Ketua CFN Lombok Tengah sekaligus Kepala Dinas Perizinan, Jalaludin memaparkan bahwa kegiatan CFN yang digelar Pemkab Loteng setiap malam Minggu dua kali dalam satu bulan ini cukup menyita perhatian masyarakat. Pasalnya kegiatan tersebut kerap diramaikan pleh ribuan warga. “Kegiatan ini sejak digelar cukup menyedot banyak pengunjung,” ungkapnya.
Namun kegiatan yang dijadikan sebagai penyemarak pusat kota Praya ini tidak didukung oleh anggaran yang memadai. Pasalnya, setiap akan berlangsungnya setiap kegiatan, ketua panitia selalu kebingungan mencari anggaran untuk membiayai berbagai kegiatan. “Setiap akan datangnya kegiatan ini kami panitia selalu kebingungan mencari anggaran,” terangnya.
Adapun beberapa keperluan pendukung yang membutuhkan anggaran seperti biaya band, akomodasi, biaya keamanan dan masih banyak lagi. Kendati menemui kendalam dalam masalah anggaran, panitia tetap kekeuh mencari dana kegiatan, lantaran kegiatan ini diharapkan dapat terus berlangsung. “Terus terang berbagai cara kami lakukan untuk bisa mendapatkan anggaran,” katanya.
Adapun kebutuhan anggaran dalam setiap pelaksanaan CFN adalah sekitar Rp5 juta. Dan pemenuhan kebutuhan anggaran itu disikapi panitia dengan memungut retribusi dari para pedagang yang ambil bagian dalam kegiatan. Agar tidak menyalahi aturan, beban retribusi dari pedagang dilakukan berdasarkan hasil kesepakatan bersama. “Kendati demikian, jumlah retribusi yang terkumpul masih belum cukup untuk mendanai CFN itu sendiri,” tegasnya.
Oleh sebab itu, jika Pemkab Loteng mau menjadikan kegiatan CFN ini sebagai kegiatan rutin dalam satu tahunnya, maka sebaiknya Pemkab Loteng menanggarkan APBD untuk membiayai kegiatan pendukung CFN. Dengan keberpihakan anggaran dari APBD Loteng, tentu akan berdampak pada suksesnya kegiatan CFN yang menyedot banyak perhatian masyarakat. “Kami berharap ada keberpihakan anggaran daerah dalam kegiatan ini,” paparnya.(wid)



