Mentor FEC Lombok Pastikan Rabu Penarikan Normal
PRAYA-Kejadian tidak bisa tertariknya dana dari aplikasi sistem Future E-Comerse (FEC) sejak dua hari ini terjawab sudah. Kendala ini disebabkan oleh upgrade sistem yang dilakukan oleh pengurus IT Pusat di Jakarta. Hal ini dibenarkan oleh Mentor Ace FEC Lombok, L. Damar Wulan. “Semua itu terjadi akibat proses upgrade sistem,” ungkapnya.
Upgrade sistem ini sebelumnya didahului dengan pengumuman kepada member melalui grup member yang ada. Sehingga sebenarnya kisruh informasi yang beredar di Medsos kalau FEC merupakan aplikasi bodong terbantahkan. Apalagi tim dari Polda NTB dan OJK turun langsung melihat segala perizinan di kantor FEC yang ada di Desa Penjual Kecamatan Praya Barat, Kabupaten Lombok Tengah. “Kejadian ini sudah kami informasikan sebelumnya melalui grup member,” katanya.
Menurutnya, proses upgrade ini dilakukan oleh tim IT pusat lantaran FEC akan membuat bank pengelola sendiri atau E-Walet. Dengan sistem E-Walet ini tentunya akan semakin mempermudah dalam proses penarikan dan pengoperasian FEC nantinya. Pembaruan ini akan memungkinkan pengguna untuk mendapatkan penurunan biaya administrasi dari 5,2% menjadi 3%. “Karena berdampak pada keuntungan member makanya Pusat melakukan upgrade,” terangnya.
Adapun hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh OJK perwakilan NTB dan Polda NTB ke kantor FEC yang ada di Lombok Tengah, menyatakan tidak ditemukannya kejanggalan yang mengindikasikan FEC sebagai aplikasi bodong alias tidak berijin jelas. “Kami sadar karena aplikasi ini menjadi idola masyarakat,tidak menutup kemungkinan banyak juga oknum yang tidak bertanggung jawab menyebar fitnah,” ujarnya.
Diketahui saat ini member FEC Lombok berjumlah 80 ribu member dengan 3 ribu Mentor. Adapun mulai Rabu (7/9) mendatang member sudah mulai bisa melakukan penarikan melalui aplikasi FEC. “Jangan khawatir FEC akan kembali bisa melayani member Rabu ini,” paparnya.(wid)



