Turun ke Merembu, Abah Uhel dan Warga Diskusikan Hakikat Kepemimpinan

LABUAPI-Hakikat memilih pemimpin agar dapat bermanfaat bagi masyarakat, tanpa pandang bulu, disampaikan oleh calon wakil Gubernur NTB dengan jargon Bang-Abah, H. M. Suhaili Fadhil Thohir, S.H., M.M, saat menyambangi masyarakat Desa Merembu, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat.
Menurutnya, memilih pemimpin hakikatnya harus dilandasi dengan niatan beribadah kepada Allah SWT. “Jadi niat utama kita dalam memilih pemimpin bagaimana kemudian antara pemimpin yang dipilih dan masyarakat yang memilih sama-sama memiliki nilai ibadah didalam prosesnya,” tegasnya.
Oleh sebab itu, masyarakat diminta dalam melaksanakan proses memilih pemimpin jangan diciderai dengan adanya perselisihan akibat perbedaan pilihan. Perbedaan pilihan dalam memilih pemimpin agar dijadikan masyarakat sebagai pembelajarab dalam melaksanakan proses berdemokrasi. “Jadi dalam berdemokrasi perbedaan pilihan merupakan suatu hal yang wajar dan harus terjadi yang dihadapi masyarakat pemilih,” sambungnya.
Setelah memberikan materi tentang bagaimana seharusnya memilih pemimpin, sosok yang akrab disapa Abah Uhel ini kemudian memperkenalkan diri lebih dalam. Ia menjelaskan bahwa dirinya mulai mengenal dunia politik sejak berumur 26 tahun. Abah Uhel menjelaskan, selama berkarir di dunia politik, ia pernah menjabat sebagai Ketua DPRD Kabupaten Lombok Tengah dua periode, ketua DPRD Provinsi NTB dan terkahir menjadi Bupati Lombok Tengah dua periode. “Jadi dunia politik ini sudah sejak lama digeluti dan akan dijadikan bekal untuk memcalonkan diri saat ini sebagai wakil gubernur mendampingi Dr. Zulkieflimansyah sebagai Gubernur NTB dua periode,” jelasnya.
Lebih jauh, ia mengakui bahwa kedatangannya ke Desa Merembu didasari oleh hubungan kekerabatan yang sudah sejak lama terjalin. Dimana hubungan kekerabatan tersebut dibangun dahulu oleh mendiang orang tuanya, TGH. Fadhil. Dimana tuan guru dulu sering menggelar pengajian di Merembu dan memiliki banyak murid, yang saat ini telah banyak membuka pengajian di Masjid dan Mushalla. “Dengan hubungan kekerabatan yang sudah terbangun lama kemudian akan diperbaharui lagi dengan kunjungan ke Merembu saat ini,” paparnya.(wid)


