Setelah Terima Rekom PAN, Puaddi Bidik Rekom PKS

PRAYA-Secara resmi bakal calon bupati Lombok Tengah, H. Akhmad Puaddi FT, S. E menerima surat rekomendasi dan tugas sebagai calon Bupati periode 2024-2029 dari DPP Partai Amanat Nasional (PAN). Dengan diberikannya SK oleh PAN, bakal calon ini merupakan bakal calon pertamanya mendapatkannrekomendasi maju di Pilkada Loteng 2025 dari jalur Partai. Dan setelah mendapatkan SK PAN, bulan Juni ini juga akan membidik SK dari DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
Bakal calon bupati Lombok Tengah, H. Akhmad Puaddi FT, S. E di kediaman pribadinya menyatakan, pihaknya mengakui sudah mengikuti proses pendaftaran di beberapa partai politik untuk ikhtiar ikut serta sebagai bakal calon bupati pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di Kabupaten Lombok Tengah. Dari beberapa partai politik tempat mendaftar, yang lebih dulu merestui dan mengeluarkan rekomendasi untuk siap mendukung niat sebagai calon Bupati Loteng yakni Partai Amanat Nasional (PAN). “Kami bersyukur DPP PAN memberikan amanah untuk kami ikut maju pada Pilkada Loteng sebagai calon Bupati,” ungkapnya.
Rekomendasi dan surat tugas yang diberikan DPP PAN ini membuktikan keseriusan pihaknya untuk maju pada Pilkada serentak Loteng. Dimana rekomendasi dan surat tugas yang diberikan akan akan segera ditindaklanjuti dalam upaya untuk mendapatkan rekomendasi dari partai pengusung yang lainnya. Bahkan pihaknya berjanji akan berupaya dan berusaha sekuat tenaga dan semampunya untuk menjalankan apa yang ditugaskan oleh DPP PAN pada tahapan menuju calon bupati Loteng. “Saya akan sekuat tenaga dan upaya untuk menjalankan apa yang menjadi tugas yang diberikan oleh DPP PAN,” tegasnya.
Setelah mendapatkan rekomendadi dari DPP PAN, secara pribadi juga pihaknya menyatakan akan mendapatkan rekomendasi juga dari partai pengusung lainnya yakni Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Dirinya merasa kalau rekomendasi PKS akan diterima di bulan Juni ini berdasarkan komunikasi politik yang intens dilakukan selama ini dengan seluruh jajaran pengurus PKS dari Kabupaten hingga ke tingkat DPP di Jakarta. Kendati ini sepihak disampaikan namun rekomendasi PKS diakuinya tinggal selangkah lagi akan diterima sebagai bekal untuk maju sebagai bupati Loteng periode 2024-2029. “Berdasarkan komunikasi politik yang saya pribadi dan tim lakukan selama ini dengan PKS, kemungkinan keputusan untuk rekomendasi PKS akan saya terima diatas tanggal 26 bulan Juni ini,” akunya.
Oleh sebab itu, demi untuk memuluskan ikhtiar maju sebagai calon Bupati Loteng memang diakuinya berbagai lobi dan komunikasi politik terus dilakukan dengan calon partai pengusung. Bahkan dengan partainya sendiri yakni Golkar, upaya dan lobi politik terus dilakukan agar mendapatkan rekomendasi untuk maju di Pilkada serentak Loteng. Namun khusus untuk partai Golkar proses seperti melakukan survey tahap kedua yang saat ini berlangsung juga sedang dijalankan untuk diikuti. Dan nanti sekitar bulan Agustus yang akan datang Golkar baru akan menentukan dan mengeluarkan rekomendasi siapa yang akan ditunjuk untuk maju sebagai calon Bupati dan Wakil Bupati Loteng. “Namun untuk menuju rekomendasi Golkar tentu lawatan Politik ke partai lain perlu dan wajib dilakukan,” ujarnya.
Sedangkan ditanya siapa yang nanti akan menjadi pendamping atau sebagai wakilnya pihaknya menjawab dinamis. Siapa saja berhak dan layak untuk bisa mendapinginya sebagai Wakil Bupati nantinya. Yang jelas orang yang akan diambil sebagai wakil nantinya orang yang memiliki visi dan misi yang sejalan dan sepaham dalam rangka upaya untuk membangun Lombok Tengah kedepannya. “Yang pasti kalau untuk wakil siapa saja yang intinya kita sejalan bagaimana membangun Loteng kedepannya,” katanya.
Ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Lombok Tengah, Marsekan Fatawie Menyatakan, pihaknya membenarkan kalau H Akhmad Puaddi FT SE diberikan DPP PAN rekondasi dan surat tugas sebagai calon Bupati Lombok Tengah. Dimana SK R komendasi tersebut dikeluarkan DPP PAN pada tanggal 14 Juni yang ditandatangani basa oleh para pengurus DPP PAN di Jakarta. “Setelah kaki menerima SK ini kemudian pada hari ini secara simbolis kami serahkan ke yang bersangkutan,” terangnya.
Selain memberikan rekomendasi, ada juga surat tugas yang diberikan kepada calon Bupati Loteng yang akan diusung oleh PAN nantinya. Adapu tugas yang diberikan diantaranya mencari calon wakil Bupati, mencari kolaisi partai politik agar bisa memenuhi persyaratan jumlah kursi di DPRD, melakukan komunikasi intensif dengan pengurus DPW, DapD, DapC dan anggota DPR untuk menggerakkan mesin partai dan membuat program pemenangan di Pilkada 2024 dan yang terakhir sanggup menanggung atauembahar biaya survey yang akan dilakukan oleh internal PAN. “Oleh sebab itu agar calon yang kami usung nantinya bisa segeramenjalankan tugas yang diberikan oleh DPP,” harapnya.
Selama tugas ini segera dan bisa dipenuhi oleh calon dalam jangka waktu yang sudah ditentukan, maka pihaknya memastikan kalau rekomendasi uji komitmen tidak akan berubah nantinya. Kangans sampai berpengalaman di Pilkada Loteng 2019 lalu, lantaran calon yang diusung tidak bisa menyelesaikan tugas yang diberikan menjadi alasan kuat DPP PAN mengganti rekomendasi ke calon yang lainnya. “Untuk itu sejak Sak ini dikeluarkan oleh DPP kepada calon yang diberikan SKnagar segera menjalankan tugas yang dibebankan,” paparnya.(wid)


