Hukum & Kriminal

Abaikan Teguran, Kafe Tuak di Batukliang Masih Bebal

LOMBOK TENGAH – Sejumlah pemilik kafe tuak di wilayah kecamatan Batukliang masih bandel beroperasi meski beberapa kali telah dilakukan penertiban oleh Polisi Pamong Praja (PoL PP) bersama pihak kepolisian.

Selain itu, setiap kali dilakukan razia, petugas gabungan kerap menemukan kafe tersebut dalam keadaan sepi meskipun beberapa hari sebelumnya pengunjung nampak ramai.

Camat Batukliang, Lalu Sudirman menduga oprasi penertiban yang dilakukan oleh petugas bocor sehingga pemilik kafe sudah bersiap terlebih dahulu.

“Oprasi penertiban sering bocor. Saat penertiban Pol PP menyita beberapa jerigen minuman keras jenis tuak,” terang Sudirman.

Sudirman menjelaskan, Oprasi penertiban biasanya dilakukan dua kali dalam setahun. Selain itu pemerintah juga melakukan pembinaan.

“Kami juga melakukan pembinaan, pemilik kafe tuak beralasan tidak ada tempat lain untuk mencari rezeki. Bagi mereka membuka kafe tuak dianggap lebih cepat untuk mendapatkan uang.

Sudirman juga membenarkan jika di Batukliang terdapat lima kafe tuak. Salah satunya baru beroprasi. Ia mengaku sudah meminta kepala desa setempat untuk memberikan teguran.

Lebih jauh Ia tidak menyangkal jika kafe-kafe tuak tersebut menyediakan wanita pemandu karaoke. “Kalau dulu tahun 2021-2022 tidak ada perempuannya. kalau sekarang ada, dan itu dari luar wilayah Batukliang.

Diberitakan sebelumnya, Beberapa Kafe tuak di Kecamatan Batukliang nampak bebas beroprasi. Keberadaan kafe tuak tersebut disinyalir memiliki bekingan lantaran keberadaannya terkesan dibiarkan beroprasi oleh pemerintah maupun aparat penegak hukum (APH).

Menurut informasi yang diterima media ini, setidaknya ada lima kafe tuak yang beroprasi di wilayah Batukliang. Meskipun beberapa kali digrebek petugas, kafe tuak tersebut beroprasi kembali seperti biasanya.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button