Bandara Internasional Lombok Bantu Pemerintah Atasi Stunting
PRAYA-Kegiatan sosial kemasyarakatan terus digencarkan pihak PT Angaksapura (AP) I Bandara Internasional Lombok (BIL), dengan meluncurkan berbagai program. Mengakhiri tahun 2023 ini, kembali PT AP I BIL menggelontorkan program sosial kemasyarakat yang dinamakan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Program TJSL ini ditujukan untuk membantu Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah dalam upaya mengatasi stunting.
General Manager PT Angaksapura I Bandara Internasional Lombok, Minggus E.T. Gandeguain membenarkan terkait program bantuan ini. “Program yang kita luncurkan ini merupakan kegiatan sosial dalam upaya mengatasi stunting,” ungkapnya.
Bertempat di aula Puskesmas Penujak Kecamatan Praya Barat, PT AP I BIL menyerahkan bantuan berupa uang tunai sebesar Rp20.080.000 kepada Kepala Puskesmas Penujak, yang disaksikan langsung oleh Camat Praya Barat. Melalui kerja sama dan kolaborasi ini, pihaknya berharap permasalahan stunting di Kabupaten Lombok Tengah khususnya di wilayah Kecamatan Praya Barat dapat teratasi dengan baik demi menyiapkan generasi emas tahun 2045 mendatang. “Dengan kolaborasi ini tentunya apa yang di harapkan terutama untuk menekan angka stunting bisa tercapai,” harapnya.
Menurut data yang ada, di wilayah UPTD Puskesmas Penujak dari total 2.485 balita yang ada, masih ditemukan sebanyak 297 balita atau 11,9% dari jumlah balita yang masih mengalami stunting. Karenanya, bantuan dana ini diharapkan mampu menekan angka stunting di Lombok Tengah. “Sehingga kami tergerak untuk turut ambil bagian dalam mengatasi ini. Semoga kegiatan ini bisa menjadi program berkelanjutan yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” tegasnya.
Sebelumnya, pihak PT Angkasa Pura I BIL juga memberikan bantuan untuk penanganan sejumlah 60 balita yang mengidap Stunting. “Setiap kegiatan sosial kita akan berupaya untuk bisa berkolaborasi dengan semua pihak,” tegasnya.
Sementara, Camat Praya Barat, H. L. Syaharuddin menyampaikan terima kasih kepada PT Angkasa Pura I BIL atas kepeduliannya untuk ikut serta mendukung program pemerintah dalam penanganan stunting ini.
Dijelaskan juga saat ini angka stunting di Kabupaten Lombok Tengah berada di kisaran 13%. Dengan kolaborasi semua pihak termasuk pihak PT Angkasa Pura I BIL, tentu kedepannya mampu menekan angka stunting agar terus menurun. “Saya yakin dengan kerja sama semua pihak angka stunting bisa turunkan nantinya,” paparnya.(wid)


