Pendidikan

Sabet Penghargaan Majalah Tempo, Bupati Loteng Dipuji Kemendagri dan Menpan RB 

JAKARTA-Inovasi dan kreatifitas untuk memajukan Daerah yang di pimpinnya menjadi kewajiban yang harus dilakukan oleh semua Kepala Daerah yang. Berkaitan dengan keberhasilan dalam memajukan daerah, Majalah Tempo merangkul kementerian terkait untuk memberikan penghargaan bergengsi. Seleksi ketat tentu diberlakukan kepada siapa saja yang berhak untuk mendapatkan penghargaan tesrebut.

Tahun 2023 ini, ada beberapa Kepala Daerah di Indonesia yang diberikan penghargaan oleh Majalah Tempo karena program yang dijalankan dianggap berhasil membangun Daerah yang dipimpinnya. Salah satunya adalah Bupati Lombok Tengah, HL Pathul Bahri SIp. Pelaksanaan terobosan dan inovasinya dalam mencetak anak-anak yatim piatu penghafal Al-Qur’an sebagai Dokter dinilai sukses. Para Tahfiz Al-Qur’an ini dikuliahkan di beberapa Fakultas Kedokteran secara gratis. program inu bahkan sempat viral di dunia maya. Hal ini rupanya menarik perhatian Majalah Tempo untuk memberikan penghargaan bergengsi kepada Bupati Loteng.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI, Jenderal Tito Karnavian M. A, PhD pada acara penganugerahan tersebut menyatakan, pihaknya sangat mengapresiasi Kepala Daerah yang memiliki inovasi dan kreatifitas dalam memajukan Daerahnya. Pihaknya merasa senang dan bangga kepada Kepala Daerah yang mau berpikir keras untuk menghasilkan kerja yang baik demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat. “Saya sangat bangga dengan Kepala Daerah yang mau berfikir untuk memajukan Daerahnya,’ ungkapnya.

Menurutnya, pemberian penghargaan kepada Kepala Daerah seperti ini tentunya akan memberikan iklim yang kompetitif bagi Kepala Daerah di Indonesia. Dengan adanya penghargaan ini, tentunya semua Kepala Daerah akan semakin berlomba untuk memacu diri membuat program unggulan demi kemajuan Daerah. “Dengan adanya penghargaan yang diberikan oleh Tempo ini maka akan terjadi persaingan atau kompetisi dari masing masing Kepala daerah untuk terus berinovas deni kesejahteraan rakyatnya,” ujarnya singkat.

Selain memberikan apresiasi kepada nominasi penerima pengahargaan, Mendagri juga memberikan apresiasi kepada Majalah Tempo sebagai Media Mainstream atas program yang dijalankan ini. Pemberian penghargaan kepada tokoh di daerah, sangat membantu Kemendagri dalam menilai daerah-daerah di Indonesia yang.berprestasi. “Kepada penerima penghargaan saya ucapkan selamat dan kepada penyelenggara saya ucapkan terima kasih karena program ini sangat membantu kami Pemerintah Pusat terutama Kemendagri,” katanya singkat.

Senada dengan Kemendagri, Menpan RB RI, H. Abdullah Azwar Anas sebelum memberikan penghargaan kepada pemenang nominasi menyatakan, apa yang dilakukan oleh Kepala Daerah ini tentunya perlu menjadi contoh yang baik bagi Kepala Daerah lainnya. Sudah sewajarnya apa yang dilakukan oleh Kepala Daerah ini mendapatkan penghargaan dari semua pihak. Kontribusi Kepala Daerah ini terlihat nyata dan dampaknya langsung dirasakan oleh masyarakat. “Ini patut ditiru oleh Kepala Daerah lainnya di Indonesia” kata Menpan RB singkat.

Sementara itu Bupati Loteng, HL Pathul Bahri SIp menyatakan, penghargaan yang diterima dari Majalah Tempo yakni Penghargaan Apresiasi Tokoh Indonesia untuk Kategori Peningkatan Sumber Daya Manusia dan Pendidikan. Dimana program Kuliah Kedokteran gratis untuk Tahfiz Yatim Piatu masuk dalam salah satu kategori penghargaan pihak penyelenggara. “Suksesnya program ini tentunya tidak lepas dari dukungan seluruh masyarakat Loteng dan apa yang saya lakukan tidak lepas dari keinginan untuk memberikan ruang yang sama bagi siapapun untuk mendapatkan pendidikan yang layak,” ungkapnya.

Penghargaan yang didapatkan ini dipersembahkan untuk masyarakat Loteng. Menurutnya keberhasilan penghargaan yang didapat tentunya berkat kerjasama sama yang baik semua pihak, baik Pemeirntah maupun masyarakat Loteng. “Kami Pemerintah akan terus melakukan inovasi dan kreatifitas demi untuk kemajuan Daerah dan meningkatnya kesejahteraan masyarakat,” akunya.

Setiap tahunnya, melalui program Dokter Tahfiz ini Pemkab Loteng akan mencetak 10 dokter, dengan sumber pembiayaan dari sumbangan semua ASN yang mengabdi di kabupaten Lombok Tengah. “Bahkan sebelum calon Mahasiswa Kedokteran ini sebelum mengikuti tes seleksi kami berikan mereka bimbingan belajar disalah satu Bimbel ternama di Kota Mataram,” paparnya.(wid)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button