Hukum & Kriminal

Sepatu Raib Saat Salat Jumat, Jamaah Masjid Jamiq Praya Minta Keamanan Diperketat

PRAYA – Saparudin alias Apeng mengalami nasib apes saat melaksanakan salat Jumat di Masjid Jamiq Praya, Kabupaten Lombok Tengah. Sepatu miliknya raib di area tempat penitipan alas kaki masjid.

​Apeng mengaku baru menyadari sepatunya hilang seusai menunaikan ibadah salat Jumat. Meski demikian, ia mengaku ikhlas dan memilih tidak memperpanjang persoalan nominal harga barang yang hilang tersebut.

​“Saya ikhlas, meskipun sepatu yang hilang tidak seberapa harganya. Tapi tentu berharap kejadian seperti ini tidak terulang lagi,” ujar Apeng.

​Menurut Apeng, kasus kehilangan alas kaki di lingkungan Masjid Jamiq Praya bukan kali pertama terjadi. Berdasarkan informasi dari sejumlah jamaah lain, kejadian serupa kerap menimpa warga yang datang beribadah.

​Padahal, Masjid Jamiq Praya merupakan salah satu masjid tertua dan menjadi pusat kegiatan ibadah yang selalu ramai dikunjungi masyarakat di Lombok Tengah. Oleh karena itu, Apeng mendorong pihak pengelola untuk lebih memperhatikan aspek keamanan dan kenyamanan tempat ibadah.

​“Kita berharap keamanan dan kenyamanan masyarakat yang datang beribadah bisa lebih diperhatikan. Jangan sampai jamaah datang untuk beribadah, justru pulang kehilangan sepatu atau sandal. Ini bukan soal mahal atau murahnya barang, tetapi bagaimana jamaah merasa aman,” tegasnya.

​Kejadian ini menjadi imbauan bagi para jamaah agar lebih waspada dalam menjaga barang bawaan pribadi. Selain itu, peristiwa tersebut diharapkan menjadi evaluasi bagi pengurus masjid dan pihak terkait, salah satunya dengan mengoptimalkan pengawasan atau memasang kamera pengawas (CCTV) di titik-titik rawan guna mengantisipasi aksi pencurian.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button