UPATMA Inisiasi Hilirisasi Teknologi Bioflok di Desa Wisata Pohgading Timur
MATARAM-Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas 45 Mataram (UPATMA) mengadakan rangkaian kegiatan sosialisasi, pelatihan teknis, dan serah terima bantuan bahan dan peralatan untuk mendukung budidaya ikan nila sistem bioflok pada Kelompok Pemuda Maju Bersama (KPMB) di Desa Pohgading Timur, Lomok Timur. Kegiatan yang berlangsung pada tanggal 7 Juli hingga 28 September 2024 ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pemuda setempat, agar lebih produktif untuk menciptakan lapangan kerja secara mandiri.
Ketua tim PkM UPATMA, Hamid, S.P., M.Si., menuturkan bahwa kegiatan ini sepenuhnya didanai oleh Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia.
Adapun dalam pelaksanaan kegiatannya, tim PkM Fakultas Perikanan UPATMA mendorong penerapan Teknologi Bioflok (TBF) pada usaha budidaya ikan nila, sebagai respons atas kendala dan permasalahan yang dihadapi oleh KPMB. Lebih lanjut, diuraikan bahwa TBF merupakan teknologi budidaya perikanan yang ramah lingkungan, dengan berbagai keunggulan yaitu: (i) mampu mengkonversi limbah budidaya menjadi pakan, (ii) mampu mempertahankan kualitas air, sehingga penggunaan air menjadi efisien, (iii) nilai FCR (feed conversion ratio) menjadi lebih baik, sehingga biaya operasional untuk pakan dapat ditekan, (iv) meningkatkan fungsi imunitas organisme sehingga dapat meningkatkan kesehatan dan sintasan ikan (survival rate), (v) meningkatkan padat tebar ikan, dan (vi) mengurangi dampak lingkungan dari limbah budidaya.

Untuk mendukung dan mensukseskan aplikasi TBF tersebut, Tim PkM Fakultas Perikanan UPATMA pun menghadirkan Kepala Laboratorium Fakultas Perikanan UPATMA, Bapak Muhammad Zainul Hayyi, S.Pi, untuk memberikan pelatihan teknis tentang cara budidaya ikan yang baik (CBIB) sekaligus memandu mengaplikasikan Teknologi Bioflok secara benar.
Pada kesempatan tersebut, dilakukan juga serah terima bantuan satu unit kolam bioflok, mesin aerator LP-100, 1000 ekor benih ikan nila kekar, 2,4 kwintal pakan berprotein tinggi, bahan-bahan pembuatan bioflok, dan sejumlah peralatan monitoring kualitas air (DO Meter, pH Meter, Checker Ammonia MR HI 715, Checker Nitrite HR HI 708, Sedimentation cone/Imhoff cap 1000 mL) kepada ketua KPMB Saudara Rinaldi Pratama. Harapannya, bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan baik untuk meningkatkan produktivitas dan kapasitas usahanya.(wid)



