SMAN 4 Praya Totalitas Terapkan Program Merdeka
PRAYA-Berbagai upaya dilakukan pihak SMAN 4 Praya dalam rangka meningkatkan minat siswa, baik itu untuk menerima pelajaran di sekolah maupun untuk bersekolah dari rumah masing-masing. Salah satu langkahnya yakni menerapkan secara totalitas program Merdeka yang merupakan Program yag dicanangkan Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pendidikan RI.
Kepala SMAN 4 Praya, H. L. Izam, S. Pd membenarkan bahwa pihaknya secara totalitas menerapkan model pembelajaran ini. Menurutnya, banyak keuntungan yang bisa didapatkan dari program ini, terutama untuk aspek peningkatan kualitas siswa. “Sejak awal diluncurkannya program merdeka ini langsung kami terapkan di Sekolah,” ungkapnya.
Adapun model proses pembelajaran yang dilakukan guru dengan menggunakan Program Merdeka ini yakni dengan memberikan siswa materi pembelajaran menyesuaikan dengan materi yang diajarkan. Jika materi yang diajarkan guru ke siswa mengharuskan penyampaian materi di luar ruangan kelas, maka guru harus memberikan materi kepada siswa di luar kelas. “Pembelajaran atau penyampaian materi ajar tidak hanya dilaika di dalam kelas, jika memang materinya bisa disampaikan diluar kelas maka siswa belajar di luar ruangan kelas,” jelasnya.
Dengan menerapkan proses pembelajaran tidak hanya didalam ruangan kelas, ada banyak keuntungan yang dihasilkan oleh pihak sekolah. Dampak yang paling nyata dengan menerapkan pola pembelajaran ini yakni semakin meningkatkan semangat siswa dalam menerima semua materi pelajaran dari masing-masing guru Mata Pelajaran (Mapel). Bukan hanya itu, penerapan pola ini juga berdampak pada semakin tingginya minat siswa untuk tetap berada di sekolah hingga jadwal pulang sekolah. “Intinya penetapan pola pembelajaran dengan cara ini berdampak pada kerajinan dan kedisiplinan siswa setiap harinya selama berada di Lingkungan Sekolah,” yakinnya.
Dan yang tidak kalah penting, dalam menerapkan pola pembelajaran seperti ini dituntut kepiwaian masing-masing guru Mapel. Dengan kepiwaian yang dimiliki guru Mapel selama ini penyebab utama berhasilnya penerapan pola belajar diluar ruangan kelas di SMAN 4 Praya. “Bahkan dengan pola pembelajaran ini juga diakui siswa mereka menerima pelajaran tidak cepat bosan dan sanga menyenangkan,” katanya.
Mendukung suksesnya penerapan pola pembelajaran seperti ini, berbagai fasilitas penunjang juga disiapkan oleh pihak sekolah. Selain menyiapkan aula, perustakaan dan taman sebagai lokasi belajar, pihak sekolah juga memperbanyak Berugak (bangunan berupa panggung terbuka dengan empat atau enam tiang beratap berbentuk seperti lumbung-red) yang ditempat dibeberapa sisi sekolah. Dimana di Berugak inilah kemudian dijadikan tempat untuk guru Mapel menyampaikan materi pelajaran kepada siswa. “Kita menempatkan Berugak-Berugak itu juga tidak sembarangan, kita sesuaikan juga agar siswa nyaman menggunakannya,” tegasnya.
Selain menerapkan pola pembelajaran seperti ini, berbagai upaya lain juga terus dikembangkan agar siswa senang menerima pelajaran dan betah saat berada di lingkungan Sekolah. “Kami terus berinovasi untuk tujuan meningkatkan kualitas siswa dan sekolah kami,” paparnya.(wid)



