Olahraga

Persiapan Kejuaraan GTX Dimatangkan, 150 Crosser Direncanakan Tampil

PRAYA-Sebanyak 150 crosser dari Bali, NTB dan NTT direncanakan bakal ambil bagian pada Kejuaraan Motocross Grasstracx (GTX) region 3 yang akan digelar di sirkuit motocross Lantan459, Desa Lantan, Kecamatan Batukliang Utara, Lombok Tengah (Loteng) 26-27 Agustus mendatang. Persiapan event sejauh ini terus dimatangkan oleh panitia penyelenggara. Baik itu yang terkait event utamanya maupun side event atau event pendukungnya.

Pembenahan sirkuit motocross Lantan juga segera dimulai. Dengan fokus pembenahan pada sisi track balapan. “Pekan ini, sirkuit akan mulai kita benahi. Sisi dalam maupun sisi luar sirkuit. Sembari kita menunggu izin penyelenggaraan turun dari Polda NTB,” terang Bupati Loteng, HL Pathul Bahri SIp kemarin.

Ia menjelaskan, sirkuit Lantan sendiri hampir setiap hari tidak pernah sepi dengan aktifitas dan latihan motocross. Sehingga pihaknya tidak terlalu khawatir terkait pembenahan sirkuit. Artinya, hanya butuh beberapa pekerjaan tanah saja untuk memastikan kondisi sirkuit benar-benar siap. Jadi tidak butuh waktu yang lama untuk pembenahannya.

Nantinya, pada kejuaraan kali ini sikruit Lantan juga akan dilengkapi dengan paddock serta tribun bagi penonton. Supaya masyarakat bisa menonton balapan dengan nyaman serta aman. Tribunnya pun menggunakan konsep tribun knock down. Sehingga bisa dibongkar pasang. Jadi begitu event selesai, bisa dibongkar lagi. “Untuk bisa menonton balapan di tribun bisa diakses secara gratis. Jadi masyarakat tidak perlu membayar tiket apapun,” tegas Pathul.

Selain bisa menonton aksi para crosser handal, masyarakat juga bisa menikmati sejumlah side event. Berupa panggung hiburan yang bakal menampilkan sejumlah pedangdut serta grup band ternama asal Loteng maupun NTB. Jadi masyarakat tidak akan rugi untuk datang. Karena banyak hiburan yang bisa dinikmati bersama nantinya. Dan semua bisa dinikmati secara gratis.

Di tempat yang sama, Ketua Panitia Kejuaraan, Bambang Supratomo, S.IP., menegaskan komitmen pihaknya untuk terus menghidupkan sirkuit Lantan. Dengan menggelar berbagai event balapan secara kontinyu ke depannya. Tidak hanya skala lokal maupun regional. Tapi juga berharap event skala nasional bahkan internasional bisa diselenggarakan di sirkuit Lantan kedepan.

Keberadaan event-event tersebut tentunya diharapkan memberikan dampak positif bagi pergerakan ekonomi masyarakat sekitar. Kalau ekonomi sudah bergerak, juga akan mampu mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat. “Tidak kalah penting, penyelenggaran event tersebut juga bisa semakin mengangkat nama daerah,” imbuhnya.(wid)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button