Kasus Baju Posyandu Dinkes Lombok Tengah Bergulir, Jaksa Pidsus Kebut Tahap Klarifikasi

PRAYA – Tindak lanjut penanganan kasus pengadaan baju kader Posyandu tahun 2024 pada Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Tengah terus berlanjut. Kendati masih dalam tahap klarifikasi, tim penyidik bagian Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat dipastikan masih terus bekerja di lapangan.
Kepala Seksi Intelijen Kejari Lombok Tengah, Dr. Alpa Dera, S.H., M.H., saat dikonfirmasi via WhatsApp-nya membenarkan hal tersebut. Ia menjelaskan bahwa meskipun saat ini tim penyidik Tindak Pidana Khusus sedang banyak menangani perkara kasus dugaan korupsi di Lombok Tengah, penanganan laporan pengadaan baju kader Posyandu tahun 2024 di Dinas Kesehatan tetap terus berjalan. Namun, prosesnya hingga kini memang masih dalam tahap klarifikasi.
”Terkait hal tersebut, saat ini tim penyidik pada Bidang Tindak Pidana Khusus (Pidsus) masih terus bekerja. Karena saat ini prosesnya masih dalam tahap klarifikasi,” ungkapnya.
Karena tim masih terus melakukan pendalaman, pihaknya meminta pengertian dari semua pihak untuk memberikan kesempatan bagi penyidik dalam merampungkan tugasnya. Demi menghormati asas praduga tak bersalah, kejaksaan mengaku belum bisa membeberkan pemutakhiran data maupun rincian teknis terkait proses yang sedang berjalan di internal Pidsus.
”Kami mohon pengertiannya bahwa belum ada update atau rincian teknis yang bisa kami sampaikan. Kita biarkan teman-teman penyidik fokus bekerja terlebih dahulu dan kita harus bersama-sama menghormati asas praduga tak bersalah,” jelasnya.
Menurutnya, jika nanti sudah ada perkembangan lebih lanjut terkait penanganan perkara tersebut, informasi resmi akan kembali dibuka ke publik yang nantinya bakal disampaikan langsung oleh Kepala Seksi Pidsus.
”Tunggu saja kalau memang ada perkembangan pasti akan disampaikan,” katanya.
Di samping menangani perkara itu, saat ini terdapat beberapa kasus berskala prioritas yang juga sedang diselesaikan oleh tim. Sesuai dengan arahan pimpinan, ia memastikan bahwa seluruh jajaran penyidik Pidsus akan melaksanakan penanganan perkara ini secara objektif dan profesional.
”Silakan rekan-rekan media ikut mengawal dan mengontrol jalannya penanganan perkara ini. Sekali lagi, terima kasih atas sinergi dan perhatian dari rekan-rekan,” ujarnya.
Sementara itu, saat ditanya mengenai ada atau tidaknya pegawai Dinas Kesehatan lain yang turut dipanggil untuk diklarifikasi selain Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Alpa Dera enggan memberikan keterangan lebih lanjut. Hal tersebut belum bisa dipublikasikan lantaran sudah memasuki ranah teknis penanganan perkara.
”Maaf bang masuk ke teknis ya bang nanti kita update ya jika ada perkembangan dari teman-temen Pidsus,” paparnya. (wid)



