Kisruh P3K “Siluman” Puskesmas Kopang, Pegawai UPT Dikbud Kopang Jadi “Bandar”?

LOMBOK TENGAH – Oknum pegawai UPT Dikbud Kopang diduga jadi calo atau bandar yang meloloskan nama BSU menjadi Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (P3K) di Puskesmas Kopang.
Pihak keluarga BSU mengaku ditawari menjadi P3K oleh oknum pegawai UPT Dikbud Kopang tersebut dan kemudian menyerahkan persyaratan seperti data diri dan lainnya.
Namun pihak BSU membantah jika dirinya membuat surat keterangan pengalaman kerja palsu sebagai syarat lolos mejadi P3K.
“Anak saya (BSU) ditawari ikut ngelamar lewat P3K, berkas dan pendaftaran mereka yg urus menggunakan CV asli,” ungkap Mamiq Shopi.
Ia menjelaskan pada berkas yang digunakan mendaftar, kemungkinan ada kekurangan terkait bukti honor di wilayah Loteng.
“Karena itu mungkin mereka berupaya adakan Suket honor itu dibuat diam-diam dan ketuahuannya ketika lulus,” sambungnya.
Ia juga merasa menjadi korban dari oknum terduga calo tersebut. BSU sendiri menerangkan tidak tahu namanya tiba-tiba muncul pada SK honorer di puskesmas kopang. Akibat kejadian tersebut, BSU menyatakan akan mengundurkan diri.



