Dengan atau Tanpa Golkar, H. Akhmad Puaddi Tetap Maju Pilkada Loteng
PRAYA-Lobi Politik terus dilakukan hampir semua bakal calon kepala daerah (Cakada) di Kabupaten Lombok Tengah. Proses mendaftarkan diri sebagai cakada terus dilakukan di hampir semua partai yang sudah membuka Desk Pilkada tahun 2024-2029. Pada proses pendaftaran Partai, hampir semua cakada menyatakan kesiapan dan keseriusan untuk bisa memenangkan kontetasi Pilkada nantinya.
Seperti yang dilakukan oleh salah satu cakada yang juga Kader Partai Golongan Karya (Golkar), H. Akhmad Puaddi, secara gamblang menyatakan diri maju di Pilkada Loteng 2024-2029, baik sebagai calon Bupati Maupun Wakil Bupati. Keseriusannya dibuktikan dengan terus melakukan kerja-kerja politik ke partai Golkar dan calon partai pengusung yang ada di Lombok Tengah. “Bahkan organisasi masyarakat baik setingkat lokal maupun nasional terus di kunjungi untuk bisa mendapatkan restu dan dukungan pada Pilkada nanti,” ungkapnya.
Menindaklanjuti dinamika politik khususnya di internal Partai Golkar Loteng, rupanya kader yang akan maju di Pilkada Loteng tidak dirinya sendiri. Melainkan Wakil Bupati Loteng aktif yang juga sebagai kader Golkar rupanya sudah menyatakan diri untuk maju pada Pilkada serentak Loteng tahun 2024 ini. Oleh sebab itu, karena rekomendasi partai nantinya akan diberikan kesalah satu kader terbaiknya. Rupanya sudah diantisipasi untuk terus melakukan lawatan Politik ke partai lain demi untuk mencukupi kursi agar tetap bisa maju di Pilkada serentak Loteng nantinya. “Untuk bisa mendapatkan rekomendasi DPP Golkar tentunya upaya untuk bisa mendapatkan elektabilitas terus kami lakukan bersama tim yang sudah terbentuk,” tegasnya.
Hingga saat ini, selain partai Golkar diakuinya sudah ada tiga partai yang menyatakan kesiapan untuk mengusungnya nanti di Pilkada Loteng. Tiga partai yang bisa dipastikan akan mengusungnya memiliki jumlah kursi yang lebih dari persyaratan jumlah kursi sebagai Calon Kepala Daerah nantinya. Namun tiga partai itu tidak bisa disebutkan secara gamblang sebelum diterimanya rekomendasi yang dikeluarkan oleh pengurus DPP mereka. “Yang pasti kalau saya tidak diusung Golkar saya sudah ada partai yang siap mengusung saya dan memenuhi syarat kebutuhan kursi sebagai calon,” tegasnya.
Kendati demikian, pihaknya tetap mengharapkan mendapatkan rekomendasi dari partai Golkar karena dirinya merupakan kader. Bahkan sejak awal menjatuhkan pilihan sebagai politisi dan beberapa periode sebagai anggota DPRD baik itu di Kabupaten Lombok Tengah maupun di Provinsi NTB selalu menggunakan partai Golkar. “Karena saya salah satu kader militan Golkar besar harapan saya partai Golkar bisa merekomendasikan saya untuk bisa maju sebagai calon Bupati maupun Wabup Loteng tahun 2024 ini,” harapnya.(wid)


