Jadi Titik Vital, Pembangunan Aula Pekuburan Tanak Renteng Sudah 50 Persen

LOMBOK TIMUR — Pembangunan Aula Pekuburan Tanak Renteng yang berlokasi di Dusun Padamara, Desa Batuyang, Kecamatan Pringgabaya, hingga saat ini masih menyisakan sekitar 50 persen pekerjaan. Meski belum rampung sepenuhnya, keberadaan aula tersebut dinilai sangat vital bagi masyarakat sekitar, khususnya warga Dusun Rumbuk dan Dusun Padamara.
Aula pekuburan ini digunakan oleh masyarakat saat mengantarkan jenazah ke tempat pemakaman umum (TPU). Selain sebagai tempat singgah sementara sebelum prosesi pemakaman, aula ini juga berfungsi untuk mengantisipasi kondisi cuaca ekstrem, terutama hujan deras yang kerap terjadi pada musim hujan seperti saat ini.
Tak hanya itu, Aula Pekuburan Tanak Renteng juga difungsikan sebagai tempat penyimpanan berbagai perlengkapan pemakaman, seperti alat-alat yang digunakan untuk menggali tanah dan kebutuhan lainnya. Fasilitas ini sangat membantu masyarakat agar peralatan tetap tertata rapi, aman, dan mudah digunakan saat dibutuhkan.
Berdasarkan pantauan di lapangan, pembangunan yang telah terealisasi meliputi struktur utama bangunan. Sementara itu, penyelesaian atap, lantai, serta fasilitas pendukung lainnya masih dalam tahap peroses sembari menunggu dana terkumpul dari sumbangan masyarakat dan pemerintah.
Salah satu Panitia Pembangunan Aula, Heru Rahman Zaini, mengaku saat ini progres pembangunan aula pekuburan sedang dalam tahap struktur. Dimana, pembangunan Aula Pekuburan saat ini telah memasuki tahap pengerjaan struktur utama atap menggunakan bondex cor dax.
“Alhamdulillah, sejumlah tiang beton dan balok penyangga telah berdiri kokoh, membentuk kerangka bangunan aula. Pekerjaan struktur beton rampung, meski bagian atap dengan menggunakan bondex cor dax dan dinding belum terpasang,” paparnya.
Menurutnya, di area dalam bangunan, terlihat rangka penopang sementara serta material konstruksi yang masih tersisa. Lingkungan sekitar bangunan masih dipenuhi vegetasi liar, menandakan proyek belum mulai dikerjakan.
“Pembangunan aula ini diharapkan dapat menjadi fasilitas penunjang kegiatan pemakaman dan kegiatan sosial keagamaan bagi warga sekitar. Ke depan, pengerjaan akan dilanjutkan pada tahap pengecoran atap, dinding, serta penyelesaian sarana pendukung lainnya agar aula dapat segera difungsikan,” jelasnya.
Dipaparkan lebih jauh, bahwa dana untuk melanjutkan pembangunan aula pekuburan sudah ada tinggal menambah sedikit saja.
“Alhamdulillah, kalau untuk pekerjaan aula pekuburan sudah ada materialnya. Tinggal kita melanjutkan saja,” ucapnya.
Untuk diketahui bahwa, Berbagai tokoh yang telah menginisiasi mulai dari Penembokan pekuburan yang sudah jadi serta aula Pekuburan saat ini sudah dipanggil oleh Allah SWT. Seperti, Almarhum Ayahanda Marzuki/ Amaq Sulhiah, Almarhum Bapak Musipuddin serta tokoh-tokoh lainnya.
“Tugas kita saat ini melanjutkan perjuangan yang telah diinisiasi oleh para pendahulu sejak tahun 2022 lalu. Sebab untuk penembokan perkuburan dengan modal masyarakat dan pemerintah serta sumbangan lainnya yang tidak mengikat sudah selesai dengan panjang 870 meter. Dimana penembokan saat itu sudah selesai di tahun 2022 lalu,” ungkapnya.
Oleh karena itu, pihaknya mengaku bahwa masyarakat berharap pembangunan aula pekuburan ini dapat segera diselesaikan.
Selain meningkatkan kenyamanan dan kelancaran prosesi pemakaman, keberadaan aula tersebut juga diharapkan menjadi fasilitas permanen yang mendukung pelayanan sosial dan kemanusiaan masyarakat Dusun Rumbuk maupun Dusun Padamara, Desa Batuyang.



