Serap Aspirasi, Pra Musrenbang Kecamatan di Loteng Digelar
YgPRAYA-Guna menyerap aspirasi masyarakat, sebagai dasar dalam penentuan kebijakan daerah di Kabupaten Lombok Tengah, Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) mulai digagas.
Adapun sbelum melaksanakan musrenbang kecamatan, terlebih dahulu digelar pra musrenbang kecamatan, yang dilaksanakan di 12 kecamatan di Lombok Tengah. Acara ini dilaksanakan pada tanggal 3 hingga 6 Maret 2025.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (BAPPERIDA) Kabupaten Lombok Tengah, H. L. Wiranata, S.IP., M.AP menyatakan bahwa kegiatan ini dilakukan dalam rangka menyusun kebijakan publik. “Saat ini sedang dilakukan pra musrenbang di masing-masing kecamatan dimulai tanggal 3 hingga 6 Maret,” ungkapnya.
Dalam pra musrenbang kecamatan ini, masing-masing desa mengajukan kebutuhannya berdasarkan skala prioritas, yang disesuaikan dengan draft RPJP, RPJMD dan RKPD Pemkab Loteng tahun 2026. “Jadi dalam pra Musrenbang ini program yang diajukan masing-masing desa kemudian disesusikan lagi dengan program yang akan dijalankan Pemkab Loteng yang tercantum dalam draf RPJP, RPJMD dan RKPD,” terangnya.
Setelah menghasilkan program skala prioritas yang diajukan masing-masing desa, kemudian akan dilanjutkan dengan menggelar musrenbang kecamatan pada tanggal 10 sampai 13 Maret 2025. Dalam momen ini, akan dilakukan sinkronisasi ajuan skala prioritas dengan program yang akan dijalankan oleh masing-masing dinas dan instansi. “Dalam musrenbang kecamatan ini biasanya akan ada diskusi antara Pemerintah Kecamatan dan wakil Pemerintah Desa dengan pihak Dinas dan Instansi,” jelas calon doktor ini.
Dalam Musrenbang Kecamatan ini, juga diputuskan siapa nanti yang akan ditunjuk untuk mewakili kecamatan pada Musrenbang Kabupaten. Dan perwakilan inilah nanti yang akan membawa program prioritas Kecamatan agar bisa disetujui untuk dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten. “Setelah menetapkan utusan, merekalah nanti utusan masing-masing Kecamatan yang akan berjuang di Kabupaten agar program yang diajukan terealisasi,” sambungnya.
Apalagi saat ini RKPD Kabupaten Lombok Tengah telah menjalani tahapan konsultasi publik. Oleh sebab itu, tentu program skala prioritas yang akan diajukan masing-masing kecamatan akan disesuaikan dengan tujuan utama daerah. “Saya rasa karena kegiatan ini kita agendakan dilakukan tiap tahun, temen-temen desa dan kecamatan sudah paham program apa yang akan diajukan nantinya,” paparnya.(wid)



