Politik

Suhaili Bimbing Ribuan Zuriat dan Jamaah TGH Fadhil Thohir Bodak Deklarasi Dukung Bang-Abah

PRAYA-Kontestasi Pemilihan Gubernur di provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) semakin memanas dan hangat diperbincangkan. Klaim mendapatkan dukungan dari berbagai kalangan tokoh masyarakat maupun agama, terus dibangun oleh masing-masing bakal pasangan calon. Kali ini, bakal pasangan calon Gubernur NTB dengan jargon Bang-Abah secara tegas mendapatkan dukungan dari ribuan zuriat dan jamaah TGH Fadhil Thohir yang merupakan pendiri Yatofa. Dimana ribuan zuriat dan jamaah TGH Fadhil Thohir melakukan deklarasi dukungan kepada Bang-Abah, dipandu langsung oleh salah satu putra TGH Fadhil Thohir yang juga merupakan salah satu kandidat bakal calon wakil Gubernur NTB.

Salah satu bakal calon wakil Gubernur NTB yang juga merupakan salah satu putra TGH Fadhil Thohir sebelum membimbing zuriat dan jamaah Yatofa melakukan deklarasi dukungan, TGH Suhaili Fadhil Thohir menyatakan, terlebih dahulu meminta ijin kepada seluruh Juriat dan jamaah menyampaikan niat untuk kembali berkhidmat maju pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak malu sebagai calon wakil Gubernur NTB. Ikhtiar dan khidmatnya untuk Pilkada serentak tahun 2024 ini mendampingi Gubernur petahana yakni DR Zulkiflimansyah. “Pada kesempatan ini saya minta ijin untuk kembali berkhidmat maju untuk menjadi khadam di provinsi NTB mendampingi pak Zul,” ungkapnya.

Maju sebagai khadam atau pelayan masyarakat NTB merupakan salah satu cara dirinya untuk terus melanjutkan perjuangan TGH Fadhil Thohir yang selama hidupnya ingin selalu bermanfaat bagi masyarakat. Apalagi perjuangan TGH Fadhil yang lebih mementingkan membangun fasilitas umum sangat sejalan dengan ikhtiarnya untuk maju pada Pilkada serentak tahun 2024 ini. “Dengan berikhtiar maju sebagai calon pelayan masyarakat bertujuan untuk melanjutkan apa yang menjadi perjuangan guru kita bersama TGH Fadhil Thohir,” terangnya.

Oleh sebab itu, demi terwujudnya tujuan dirinya ikhtiar bersama Bang Zul diharapkan kekompakan dan persatuan seluruh zuriat dan jamaah Yatofa untuk mendukung. Dukungan dalam bentuk apapun terutama dalam hal mendulang suara nanti sangat diharapkan kepada seluruh jamaah dan Juriat TGH Fadhil Thohir dimanapun berada di NTB. “Saya berharap ikhtiar ini bisa didukung sepenuhnya demi agar pada pemilihan nanti saya bersama gubernur kita Pak Zul bisa menjadi khadam masyarakat NTB nantinya,” harapnya.

Berbekal pengalaman sebagai ketua DPRD provinsi NTB dan Bupati Lombok Tengah dua periode dianggap cukup mumpuni untuk bisa menjadi khadam masyarakat NTB ke depannya. Apalagi jika melihat pengalaman baka calon Gubernurnya pak Zul kemampuannya mengelola program di pemerintahan tidak diragukan lagi dan sangat dirasakan langsung oleh masyarakat NTB. “Kami berdua nanti jika diijinkan untuk menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur akan selalu dekat dengan rakyat dan semampunya memenuhi segala hajat masyarakat NTB,” tegasnya.

Pada kesempatan ini, tak henti dirinya mengajak setelah mengikuti deklarasi internal zuriat dan jamaah TGH Fadhil Thohir diminta dan diharapkan mulai berjuang untuk kemenangan Bang-Abah. Jamaah dan Juriat diminta untuk mulai membangun jejaring mulai dari dalam keluarga sendiri untuk bisa memenangkan Bang-Abah di Pilkada serentak tahun 2024 ini. “Silahkan Juriat dan jamaah mulai menjadi tim pemenangan kami semampu dan dengan cara masing-masing,” harapnya.

Dan yang terpenting menurutnya, khidmatnya untuk maju sebagai calon wakil Gubernur NTB semata tidak untuk keperluan mencari harta memperkaya diri sendiri. Murni dirinya bersama bakal calon Gubernur NTB, Dr Zulkiflimansyah ingin mengabdi sebagai khadam masyarakat NTB. “Kalau mau mencari harta untuk memperkaya diri sendiri kenapa sekarang tidak dari dulu saya lakukan selama menjabat sebagai ketua DPRD dan bupati Loteng. Namun murni kami berdua ingin mengabdi agar bisa bermanfaat bagi masyarakat NTB,” terangnya.

Sementara bakal calon Gubernur NTB, Dr. Zulkiflimansyah pada sambutannya menyatakan, program bea siswa ke luar negeri bagi anak-anak NTB kedepan jika terpilih lagi sebagai Gubernur NTB tetap akan dilanjutkan. Program beasiswa mengirim anak-anak NTB untuk mengenyam pendidikan di luar negeri bukan merupakan produk program yang tidak memiliki tujuan yang mulia. Produk program bea siswa luar negeri ini bertujuan untuk mencetak generasi NTB 10 hingga 15 tahun kedepan yang handal dan siap menjadi pemimpin bulan hanya di tngkat lokal NTB melainkan di kancah nasional. “Jadi jangan sesederhana menilai program bea siswa luar negeri ini, kami membuat program ini karena kami yakin kalau anak NTB mampu berdaya saing di tingkat nasional bahkan dunia,” katanya.

Oleh sebab itu, mempersiapkan calon pemimpin NTB yang andal tentu harus dimulai sejak saat ini. Kalau bea siswa luar negeri ini terus berlanjut, tidak menutup kemungkinan akan lahir banyak generasi NTB yang akan menjadi pimpinan handal dibidangnya dengan segala kelebihan yang dimiliki.

Sementara banyak pertanyaan yang datang mengapa memilih TGH Suhaili atau akrab disapa Abah Uhel, sederhana dijawab karena Abah Uhel dekat dengan rakyat selama menjabat sebagai pemimpin. Selain itu, kesederhanaan Abah Uhel juga dianggap poin penting kenapa digandeng dan tentu bersama Abah Uhel pihaknya yakin berkat ridho tuhan akan berhasil sebagai pemenang di Pilkada Gubernur NTB tahun 2024 ini. “Insya Allah bersama Abah Uhel niat baik dan suci sebagai khadam masyarakat NTB akan diberikan jalan yang mudah,” yakinnya.

Oleh sebab itu, sebagai zuriat dan jamaah Yatofa tentu sangat diharapkan kekompakannya untuk memenangkan Abah Uhel pada Pilkada serentak ini. Pihaknya yakin berbekal dukungan jusiahds jamaah Yatofa menjadi modal besar perjuangan bersama saat ini.

Sementara itu, Pimpinan Pondok Pesantren Arraufiyah Lendang Jaran Jenggik Utara, TGH Abdul Karim Sukron menyatakan, dirinya bersama keluarga besar pondok pesantren mendukung Zul-Uhel menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur NTB. Ia menyatakan pasangan Zul-Uhel sudah banyak terbukti, ditambah lagi Suhaili yang merupakan penerus TGH Fadhil Thohir merupakan kandidat yang kami percaya. “Dengan jejak rekam Suhaili yang telah menjabat Ketua DPRD, Bupati Lombok Tengah sangat bersahaja, buktinya rumah saja beliau belum punya” Imbuhnya.

Dukungannya kepada Zul-Uhel, dikatakan juga atas dasar kesepakatan jamaah, alumni dan keluarga besar Ponpes tersebut. “Kalaupun ada perbedaan mari kita saling menghargai tanpa menjadikan hal tersebut sebagai alasan perpecahan,” tutupnya.(wid)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button