Politik

Bang Zul dan Abah Uhel Deklarasi Maju Pilgub NTB

PRAYA-Bursa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Provinsi NTB terus menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat. Dari beberapa nama yang santer terdengar akan maju mencalonkan diri, baru mantan wakil gubernur NTB periode 2018-2023, Dr. Siti Rohmi Djalilah yang tegas mendeklarasikan diri maju sebagai bakal calon gubernur, menggandeng Bupati Sumbawa, Dr. Musafirin.

Merespons deklarasi tersebut dan merasa Zul-Rohmi jilid dua tidak bisa dipertahankan, mantan Gubernur NTB 2028-2023 yang akrab disapa Bang Zul, bergerak cepat mencari figur pendamping selanjutnya. Sejumlah tokoh dijajaki dan akhirnya mantap menggandeng kader Partai Golkar yang juga mantan Bupati Lombok Tengah dua periode, H. M. Suhaili FT., S. H.

Setelah menemukan calon wakil, bertempat di sebuah Lesehan di Kota Praya, Kabupaten Lombok Tengah, pasangan berjargon Bang-Abah ini menggelar acara deklarasi yang dihadiri oleh ratusan relawan dan simpatisan. Menariknya, deklarasi Bang-Abah juga langsung dihadiri oleh petinggi partai PKS, dan Partai Golkar dalam hal ini dihadiri oleh Sekertaris DPD I.

Bang Zul melalui sambutannya menyatakan, pihaknya terlebih dahulu memberikan selamat kepada mantan Wakil Gubernur NTB Periode 2018-2023 yang terlebih dahulu menggelar deklarasi untuk maju pada Pilkada NTB tahun 2024 ini. Dengan banyaknya calon gubernur nanti tentu akan berdampak pada semakin bervariasi pilihan masyarakat nanti dalam menjatuhkan pilihan. Namun yang tidak kalah penting, siapapun nanti bakal calon Gubernur NTB yang ikut ambil bagian tentu orang yang berkelas, memiliki kapasitas, kapabilitas dan tentu andal dibidangnya terutama dalam hal memajukan Provinsi NTB ke depannya. “Sebelum saya menyampaikan beberapa hal terlebih dahulu kita berikan apresiasi kepada Bu Rohmi, Wakil Gubernur saya kemarin karena sudah melaksanakan deklarasi maju sebagai gubernur NTB beberapa waktu lalu,” ungkapnya.

Tentu dalam menentukan siapa sebagai bakal wakil gubernur yang pantas, pihaknya terlebih dahulu melakukan survey, dengan memanfaatkan Lembaga Survey Nasional Deng JA. Dari hasil survey itu menyatakan pasangan dengan jargon Bang-Abah ini mendapatkan kepercayaan masyarakat sebesar 86%. Dimana persentase ini hampir sama jika Bacagub Zulkiflimansyah tetap berpasangan dengan Bacagub Dr. Siti Rohmi Djalilah. “Alhamdulilah hasil survey kami berdua dengan pak Suhaili cukup tinggi sampai 86%,” ujarnya.

Adapun sebelum melaksanakan deklarasi, terlebih dahulu pihaknya bersama wakilnya meminta ijin ke ketua DPP Partai Golkar, Airlangga Hartarto. Setelah mendapatkan restu ketua DPP Partai Golkar, kemudian dilanjutkan dengan menyusun agenda kegiatan deklarasi yang ditetapkan di Kabupaten Lombok Tengah. “Bahkan ketua DPP Partai Golkar yang memasangkan kami berdua sebagai Bacagub dan Bacawagub Provinsi NTB,” akunya.

Kendati demikian, tetap saat ini mekanisme sebagai Bacalon di Partai PKS dan Partai Golkar dijalani paket Bang-Abah. Pihaknya memasikan seluruh persyaratan kelengkapan admisitrasi yang diperlukan oleh Partai Golkar dan PKS terus dipersiapkan dengan matang. “Dengan harapan PKS dan Golkar nanti menjadi partai pengusung kami pada Pilkada Gubernur NTB nanti,” harapnya.

Kemudian kepada peserta deklarasi, pihaknya meminta agar bersama-sama menjaga kondusifitas selama proses terlaksananya Pilkada Provinsi NTB. Pihaknya meminta kepada relawan dan simpatisan agar tak kehilangan akal sehat karena politik. “Jangan karena nafsu ingin berkuasa kemudian kita kehilangan kejernihan dalam berfikir dan bertindak,” katanya.

Semuanya diharapkan menjunjung sikap yang bermartabat dan menghindari sikap yang mencela, mencaci maki dan sikap yang sekiranya bisa menyebabkan ketersinggungan calon lain. Seluruh peserta deklarasi diminta untuk selalu menjaga kondusifitas daerah selama penyelenggaraan Pilkada nantinya. “Jangan sampai dengan alasan Pemilu dan Pilkada membuat kita kehilangan akal sehat. Jangan karena nafsu ingin berkuasa kemudian menyebabkan kita kehilangan kejernihan dalam berfikir dan bertindak,” pintanya.

Sebelum mengakhir sambutannya, visi misi utama yang harus dilakukan pasangan calon Bang-Abah yakni bagaimana memberikan jaminan harga sembako bisa dijangkau masyarakat. Semakin meroketnya harga sembako dan kebutuhan pokok yang dikeluhkan masyarakat saat ini harus segera dicarikan solusi dan jalan keluar terbaik. “Segala keluhan dan kendala yang disampaikan masyarakat harus diserap saat masa kampanye ini dan itu akan menjadi tugas kita nanti untuk segera diselesaikan,” ujarnya.

Sementara bakal calon wakil gubernur NTB, H. M. Suhaili Fadil Tohir, S. H atau akrab disapa Abah Uhel menyatakan, kehadiran semua pihak di acara deklarasi ini merupakan ikhtiar awal agar bisa bermanfaat untuk semua. Pada kesempatan ini pihaknya juga meminta ijin kepada seluruh tokoh yang ada di NTB untuk berikhtiar mendampingi Bacagub Dr. Zulkiflimansyah pada kontestasi Pilkada Gubernur NTB. “Keputusan sebagai Wagub akan saya jadikan wahana jalan untuk bisa bermanfaat kepada seluruh masyarakat NTB,” katanya.

Di sisi lain, ia mengakui bahwa banyak orang yang tidak percaya kalau dirinya bisa memenuhi syarat sebagai Bacagub maupun Bacawagub, lantaran tidak sedang menjadi pegurus partai dan tidak memiliki finansial yang memadai. “Namun apapun yang dikatakan orang akan saya jadikan sebagai semangat untuk berjuang dan bergerak meminta kepercayaan masyarakat NTB,” ujarnya.

Dan deklarasi yang digelar saat ini sekaligus menjawab keraguan dan kebimbangan selama ini akan keseriusan Suhaili maju pada Pilgub NTB. Pada kesempatan ini pihaknya juga mengajak semua suku yang ada bergandengan tangan dan menghapus sekat pembeda untuk ikhtiar membangun NTB. “Dengan kebersamaan tentunya tujuan dan cita-cita membangun NTB lebih baik, maju dan berkembang akan terwujud nantinya,” paparnya.(wid)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button