Mutasi Kasek SD di Loteng Tunggu SK BKPSDM
PRAYA-Kekosongan jabatan Kepala Seolah khususnya tingkat Seolah Dasar di Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah sudah lama berlangsung. Akibatnya, Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah melalui Dinas Pendidikan menunjuk Plt yang sifatnya sementara agar SD yang mengalami kekosongan Kepala Solah bisa menjalankan aktivitas sehari-hari. Menyikapi hal itu, Dinas Pendidikan bergerak cepat dengan mengusulkan SK untuk pejabat yang akan dilantik.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lombok Tengah, H. L. Idham Khalid, S. Pd., M. Pd menyatakan kekosongan jabatan Kepala Sekolah tingkat SD sudah cukup lama terjadi. Demi lancarnya proses administrasi dan proses belajar mengajar, selama ini jabatan lowong itu di jabat oleh PLT yang ditunjuk oleh Dinas terkait. “Selama ini jabatan Kasek yang lowong dijabat oleh PLT yag dijabat oleh guru senior disekolah setempat,” ungkapnya.
Sebanyak 45 SD se-kabupaten yang tidak dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah definitif. Menyikapi hal itu, pihak Dinas memerintahkan Koordinator Wilayah SD yang ada kecamatan untuk membuat usulan. Adapun usulan yang dilakukan oleh masing-masing Koordinator Wilayah tentunya dengan mengacu kepada aturan yang berlaku, seperti batasan umur di bawah 50 tahun dan berasal dari guru penggerak. “Guru yang diajukan oleh Korwil untuk bisa menjabat sebagai Kepala Sekolah haruslah mereka yang merupakan guru penggerak,” katanya.
Jika melihat jumlah jabatan Kepala Sekolah yang lowong sebanyak 45 SD, Korwil dipastikan tidak akan mengalami kendala untuk menunjuk guru penggerak. Sebab kini Loteng telah memiliki 165 orang guru penggerak. “Kita pastikan seluruh guru penggerak yang diajukan untuk menduduki jabatan Kasek layak dan tidak berbenturan oleh aturan yang ada,” yakinnya.
Dimana guru penggerak sebanyak 45 orang yang diajukan Korwil untuk mengisi jabatan Kasek yang kosong saat ini sudah diajukan ke Dinas BKPSDM. Setelah mendapatkan SK dari BKPSDM, barulah kemudian Dinas Pendidikan melakukan pengambilan sumpah jabatan. “Proses pelantikan Kasek SD hanya tinggal menunggu SK saja,” ujarnya.
Pihaknya memastikan, di awal bulan April ini SK sudah diterima Dinas Pendidikan dari BKPSDM, untuk kemudian dilaksanakan pelantikan. “Karena sudah lama kosong kami pastikan bulan April ini prosesp pelantikan Kasek SD yang kosong sudah terisi semua, ” paparnya.(wid)



