Suhu Tembus 35 Derajat Celsius, BMKG Prakirakan Cuaca Panas Ekstrem Saat MotoGP Mandalika 2026

PRAYA – Penyelenggaraan seri MotoGP Indonesia di Pertamina Mandalika International Circuit pada 9–11 Oktober 2026 mendatang diprakirakan berlangsung di tengah cuaca panas ekstrem. Hal ini disampaikan oleh Stasiun Meteorologi BMKG Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) saat menghadiri Rapat Koordinasi Teknis Penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 bersama jajaran pemangku kepentingan di VIP Deluxe Sirkuit Mandalika, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, Kamis (17/9/2026).
Kepala BMKG BIZAM, Tri Widiarto, membenarkan bahwa selama tiga hari pelaksanaan balapan, suhu udara di sekitar area sirkuit diperkirakan melonjak hingga mencapai 35 derajat Celsius.
”Menurut prakiraan kami kondisi cuaca sangat panas di tiga hari pelaksanaan Seri MotoGP Indonesia di Lombok,” ungkap Tri Widiarto.
Guna mengantisipasi perubahan dinamika cuaca, BMKG telah menyiapkan sistem pemantauan secara real-time di kawasan Sirkuit Mandalika maupun area BIZAM. Pemantauan tersebut didukung oleh sejumlah perangkat observasi canggih, seperti Automatic Weather Station (AWS), Automatic Weather Observing System (AWOS), dan radar cuaca.
”Dimana perangkat-perangkat tersebut digunakan untuk memantau perkembangan kondisi atmosfer secara aktual sehingga informasi cuaca dapat diketahui secara cepat sebagai bahan pertimbangan dalam pelaksanaan kegiatan di lapangan,” jelasnya.
Khusus di kawasan Mandalika, BMKG menempatkan dua unit AWS, yakni satu unit di dalam area sirkuit (sekitar Tikungan 10) dan satu unit di area luar sirkuit. Informasi pemantauan dapat diakses langsung oleh petugas melalui layar pemantau (display) yang terpasang di beberapa titik strategis.
”Untuk display informasi cuaca sendiri ditempatkan di lobby Race Control, gedung balai wisata, dan di posko gabungan,” sambung Tri.
BMKG memastikan akan terus memperbarui informasi prakiraan cuaca menjelang hingga selama event berlangsung melalui kanal resmi BMKG, media sosial, serta layar display di area sirkuit.
”Untuk itu masyarakat maupun calon penonton diminta untuk terus memantau prakiraan cuaca yang dikeluarkan oleh pihak BMKG,” imbaunya.
Mengingat teriknya suhu udara, BMKG mengingatkan para penonton untuk menjaga kecukupan cairan tubuh guna mencegah dehidrasi. Selain masalah kesehatan, BMKG juga mengimbau penonton agar tidak membuang puntung rokok sembarangan di luar area sirkuit. Rumput kering di sekitar sirkuit dinilai sangat rentan terbakar akibat cuaca panas, dan asap kebakaran berpotensi masuk ke area lintasan hingga mengganggu jarak pandang para pembalap.
”Intinya mari semua pihak kita sama-sama menjaga segala potensi yang akan terjadi terutama kejadian yang sekiranya bisa mengganggu acara itu demi lancar dan suksesnya penyelenggaraan event MotoGP Indonesia tahun 2026 ini,” tutupnya.



