Hingga Triwulan ke-2, KEK Mandalika Kantongi Rp5,7 Triliun Investasi

PRAYA-Investasi didalam Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika yang berlokasi di Desa Kuta Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah yang dikelola Indonesia Tourism Developmen Corporatioan (ITDC) terus mengalami peningkatan alias terus mengalami trend positif. Sejak dikelola hingga memasuki Triwulan ke-2 tahun 2025 ini, tren investasi terus mengalami kemajuan dimana jumlah investasi yang sudah masuk mengelola lahan diperkirakan mencapai hingga Rp 5,7 triliun.
Direktur Operasi ITDC, Troi Waroka dalam konnfrensi Persnya disebuah Cafe di wilayah KEK Mandalika menyatakan, pihalnya membenarkan trend investasi didalam kawasan KEK Mandalika dari tahu ke tahun terus mengalami trend yang positif. Trend positif investasi ini mulai terus menggeliat dirasakan 1,5 tahun terakhir paska Indoensia lepas dari Covid-19 yang menyebabkan sektor wisata mulai normal. “Kita bersyukur investasi di dalam kawasan terus mengalami trend yang positif,” ungkapnya.
Jumlah Investasi didalam kawasan KEK Mandalika terus mengalami peningkatan dibuktikan dengan setiap tahunnya KEK Mandalika kerap kali menjadi tujuan kunjungan calon investor atau pengusaha yang bergerak dibidang pariwisata. Dengan semakin banyaknya kunjungan calon Investor yang mengunjungi KEK Mandalika tentu kabar kalau KEK Mandalika memiliki daya tarik tersendiri di mata investor kelas dunia. “Bahkan konsistensi adanya pembangunan didalam kawasan juga mendapatkan penghargaan dari lembaga bisnis Indonesia beberapa pekan lalu,” ujarnya.
Bukti lain kalau investasi di KEK Mandalika terus mengalami trand yang positif yakni dengan masuknya salah satu investor yang akan melakukan pembangunan dan akan melakukan ground breaking didalam kawasan dengan nilai investasi sebesar Rp 2,1 triliun. Bukan hanya itu, bahkan ada juga salah satu calon investor dipastikann akan melakukan kesepakatan untuk mengelola lahan KEK Mandalika yang berlokasi di sekitar wilayah Kuta lama. “Ada banyak calon investor yang sudah mulai melirik KEK Mandalika dan berkeinginan untuk berinvestasi didalam kawasan,” yakinnya.
Sehingga dengan masuknya investasi di tahun 2025 ini, hingga triwulan ke-2 ini jumlah investasi didalam KEK Mandalika yang dikelola oleh ITDC sebesar Rp 5,7 triliun. Dengan begitu, sanyak 40 persen lahan sudah dikelola oleh investor dari sebanyak 65 persen jumlah lahan yang disiapkan untuk bisa diakses oleh para investor. “Dari seluas 1117 hektar lahan yang masuk dalam KEK Mandalika, sebanyak 35 persen lahan diperuntukkan untuk depelove are dan 65 persen lahan pembangunan yang bisa diakses oleh para pengusaha dan investor,” jelasnya.
Dan yang tidak kalah penting, setiap adanya proses pembangunan yang dilakukan didalam KEK Mandalika tetap berpegang pada kepentingan kearipan lokal. Tentu kebutuhan-Kebutuhan masyarakat lokal tetap dikedepankan demi untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat lokal. “Dalam setiap investasi yang masuk kearipan lokal tetap kami selipkan kepada investor,” paparnya.(wid)



