Lombok

Gelorakan Clean Up Sekotong, Ratusan Pelajar Bersihkan Jalur Tembowong Hingga Batu Kijuk

LOMBOK BARAT – Semangat gotong royong dalam menjaga kebersihan kawasan wisata Sekotong mulai digelorakan melalui aksi Clean Up Sekotong. Ratusan siswa dan siswi SMK 2 Sekotong turun langsung membersihkan sampah di sepanjang jalur pariwisata dari kawasan Tembowong hingga Batu Kijuk, Sabtu (26/9/2026).

​Gerakan ini menjadi langkah awal untuk membangun kesadaran kolektif bahwa kebersihan kawasan Sekotong merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat. Ke depan, aksi bersih-bersih ini diharapkan dapat melibatkan pemerintah desa, masyarakat lokal, pelaku usaha, komunitas, hingga seluruh pemangku kepentingan yang peduli terhadap masa depan pariwisata Sekotong.

​Pemilik (Owner) Sundancer, Dwayne Hill, menyambut antusias inisiatif ini. Menurutnya, potensi alam Sekotong yang sangat besar harus diimbangi dengan pengelolaan kebersihan yang berkelanjutan untuk mendukung ekosistem pariwisata.

​“Saya sangat antusias dengan kegiatan ini. Saya berharap Clean Up Sekotong menjadi titik balik bagi pariwisata Sekotong. Kita harus bergerak bersama untuk menjaga Sekotong tetap bersih dan nyaman,” ujar Dwayne.

​Dwayne menegaskan bahwa aksi ini tidak berhenti sebagai agenda seremonial satu hari semata. Program Clean Up Sekotong akan dirancang menjadi kegiatan berkala yang dilaksanakan secara rutin dua kali dalam sebulan.

​“Ini bukan hanya tentang mengambil sampah. Ini tentang membangun kesadaran dan kebiasaan. Mari kita mulai dari diri kita sendiri dan lingkungan kita. Kalau kita bergotong royong, perubahan akan lebih besar,” tegasnya.

​Keterlibatan ratusan pelajar SMK 2 Sekotong menjadi pilar penting dalam gerakan ini. Selain berpartisipasi aktif di lapangan, para siswa diharapkan tumbuh menjadi generasi penerus yang konsisten menjaga kebersihan dan kelestarian destinasi daerahnya.

​Melalui semangat gotong royong dan keterlibatan lintas sektor, Clean Up Sekotong diharapkan bertransformasi menjadi gerakan masyarakat yang berkelanjutan guna mewujudkan destinasi pariwisata Sekotong yang bersih, nyaman, dan berkualitas (quality tourism).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button