Lombok

Polemik Perbaikan Jalan, Warga Bilelando dan Kidang Ancam Demo Massal

LOMBOK TENGAH – Setelah aksi penutupan jalan yang dilakukan warga Desa Kidang dan Bilelando sebagai bentuk protes atas kondisi jalan yang rusak parah dan tak kunjung diperbaiki.

Perwakilan warga dua desa tersebut juga melakukan koordinasi bersama DPRD dan Pemerintah Daerah (Pemda) Lombok Tengah agar tuntutannya dapat segera dipenuhi oleh pemerintah.

Namun, pertemuan tersebut disebut belum menemui titik terang. “Kami sudah koirdinasi dengan DPRD dan Pemda namun belum ada respon positif dari pemda,” ungkap Ketua Deklarasi NTB, Agus Sukandi.

Ia mengancam, masyarakat dua desa bersama Deklarasi NTB akan melakukan demo besar-besaran jika tuntutan masyarakat terhadap perbaikan jalan tidak mendapatkan resoin positif dari Pemda Loteng.

“Jika tidak ada titik terang untuk di perbaiki tahun depan maka masyarakat siap tutup jalan dan demo besar besaran di Kantor Bupati Loteng,” sambungnya.

Kerusakan jalan yang terjadi hampir di sepanjang ruas Kidang–Bilelando telah lama dikeluhkan masyarakat. Lubang besar, permukaan jalan yang hancur, serta genangan air saat hujan membuat akses warga terganggu, baik untuk aktivitas ekonomi, pendidikan, maupun pelayanan kesehatan.

Jalan tersebut merupakan akses utama warga yang telah rusak bertahun-tahun namun belum ada perbaikan serius.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button