Menelusuri Proyek Jalan APBD-P Loteng (1): 15 Ruas Jalan Digenjot Dalam Dua Bulan Terakhir 2026

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah kembali mengalokasikan anggaran besar guna mengakselerasi peningkatan kualitas infrastruktur jalan di wilayahnya. Menggunakan Dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Tahun Anggaran 2026 sebesar Rp 58,6 miliar, Pemkab Lombok Tengah memfokuskan pengerjaan 15 paket ruas jalan kabupaten sepanjang puluhan kilometer yang ditargetkan berjalan pada dua bulan terakhir tahun ini.
Laporan: Y. Surya Widi Alam.
Langkah ini diambil Pemkab Lombok Tengah guna menuntaskan komitmen pemantapan infrastruktur penunjang ekonomi masyarakat. Di akhir tahun 2026, sisa ruas jalan kabupaten yang rusak atau belum tersentuh perbaikan secara menyeluruh kembali menjadi prioritas penanganan.
Dana segar senilai Rp 58,6 miliar tersebut dialokasikan untuk membiayai pengerjaan konstruksi peningkatan pada 15 ruas jalan strategis, meliputi:
- Ruas Piang – Bunmas
- Ruas Mujur – Teruwai
- Ruas Beson – Kerembong
- Ruas Tandek – Sukarara
- Ruas Ganti – Janapria
- Ruas Pengadang – Braim (Praya Tengah)
- Ruas Penujak – Mangkung (Praya Barat)
- Ruas Olor Agung – Enjak
- Ruas Gerunung – Kwan Rundun
- Ruas Kawo – Teruwai
- Ruas Waker – Wage (Wage – Bunklotok)
- Ruas Rembitan – Kedaron (Segmen Bengkang – Underpass Boes)
- Ruas Medas – Sintung
- Ruas Repok Bijang – Peseng
- Ruas Beleke – Lingkok Buak
Saat ini, seluruh paket pengerjaan fisik tersebut sedang masuk tahap pelelangan di Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Sekretariat Daerah Kabupaten Lombok Tengah. Kendati durasi pengerjaan terbilang singkat dalam kurun dua bulan, animo para penyedia jasa (rekanan) terbilang tinggi ditandai dengan padatnya jumlah pendaftar di tiap paket ruas.
Kepala Bagian PBJ Setda Kabupaten Lombok Tengah, Edi Johanes, membenarkan bahwa total pagu anggaran yang disiapkan untuk 15 paket konstruksi peningkatan jalan ini mencapai Rp 58.906.757.026 dari APBD-P 2026.
”Untuk 15 paket ruas pembangunan peningkatan ruas jalan dengan menggunakan dana APBD-P tahun 2026 ini sedang dalam proses tender,” ungkap Edi Johanes saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (21/10/2026).
Edi menjelaskan bahwa tahapan pelelangan kini telah memasuki proses evaluasi penawaran. Seluruh dokumen penawaran pendaftar sedang diteliti secara cermat oleh Kelompok Kerja (Pokja) PBJ.
”Saat ini proses tender 15 paket ruas jalan sedang dalam tahap evaluasi penawarawan,” ujarnya.
Setelah tahapan evaluasi rampung, Bagian PBJ dijadwalkan akan mengumumkan pemenang tender pada Rabu (21/10/2026) hingga batas akhir pukul 24.00 WITA.
”Untuk pemenang tender akan dilakukan di tanggal 21 Oktober sampai jam 12 malam,” pungkas Edi. (Bersambung)



