Hari Ke-4 Pencarian WNA Korsel Hilang di Gili Trawangan, Tim SAR Tambah Armada RBB dan Penyelam

LOMBOK UTARA – Memasuki hari keempat operasi pencarian, tim SAR gabungan resmi memperluas area penyisiran dan menambah armada utama guna mencari Cheon Yuri (31), seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Korea Selatan. Korban sebelumnya dilaporkan hilang saat melakukan aktivitas snorkeling di perairan Gili Trawangan, Desa Gili Indah, Kabupaten Lombok Utara, Jumat (9/10/2026).
Guna mengoptimalkan pencarian pada hari keempat ini, Kantor SAR Mataram mengerahkan tambahan alat utama (alut) berupa Rigid Buoyancy Boat (RBB) yang diberangkatkan langsung dari Pelabuhan Lembar, Kabupaten Lombok Barat. Armada tersebut diterjunkan untuk memperkuat unit yang sebelumnya telah beroperasi di bawah koordinasi Unit Siaga SAR Bangsal bersama potensi SAR setempat.
Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi, melalui Koordinator Unit Siaga SAR Bangsal, I Gusti Komang Aryadana, menjelaskan bahwa strategi operasi berfokus pada dua area, yakni penyisiran permukaan laut serta pencarian di bawah permukaan air.
”Pada pencarian hari keempat ini, kami mengerahkan tambahan alut berupa RBB dari Pelabuhan Lembar guna memperluas sektor penyisiran. Selain penyisiran di permukaan perairan menggunakan RBB, perahu karet, dan perahu nelayan, tim juga memaksimalkan pencarian di bawah permukaan air melalui penyelaman,” ujar I Gusti Komang Aryadana, Jumat (9/10/2026).
I Gusti Komang merincikan bahwa hingga Jumat siang, personel gabungan dari Kantor SAR Mataram, Unit Siaga SAR Bangsal, serta ABK KN 220 Mataram telah melakukan Penyelaman sebanyak dua kali di sekitar lokasi terakhir korban terlihat (Last Known Position/LKP), sekaligus menyisir area di luar perairan Gili Trawangan.
Operasi pencarian ini turut melibatkan unsur gabungan dari TNI AL, Polairud Polda NTB, Satpolairud Polres Lombok Utara, Polsek Pemenang, Babinsa Gili Indah, Potensi Basarnas, serta warga dan nelayan setempat. Kendati seluruh unsur telah bekerja maksimal, hasil pencarian hingga Jumat sore masih terpantau nihil. Tim SAR gabungan dilaporkan masih terus bersiaga di lapangan guna melanjutkan upaya pencarian korban.



