Lombok

Perkuat Pelayanan Publik, Perangkat Desa Persiapan Mekar Wangi Resmi Dilantik

LOMBOK TENGAH – Roda pemerintahan Desa Persiapan Mekar Wangi resmi diperkuat melalui pengukuhan dan pelantikan perangkat desa yang dirangkaikan dengan penyaluran santunan bagi anak yatim. Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut digelar di aula Kantor Desa Persiapan, Dusun Kwang Jukut Barat, Kecamatan Pringgarata, Kabupaten Lombok Tengah, Senin (5/10/2026).

​Acara tersebut dihadiri oleh perwakilan Pemerintah Kecamatan Pringgarata, Kepala Desa Pringgarata (desa induk), Penjabat (Pj.) Kepala Desa Persiapan Mekar Wangi, serta tokoh masyarakat setempat.

​Dalam sambutannya, Pj. Kepala Desa Persiapan Mekar Wangi yang juga mewakili pihak Kecamatan Pringgarata, Lalu Kholif Saputra, menyampaikan bahwa momentum pengukuhan dan santunan ini menjadi pijakan awal untuk mengoptimalkan pelayanan publik di wilayahnya.

​”Dengan santunan dan pengukuhan perangkat desa ini menjadi langkah awal kita untuk bisa berbuat lebih maksimal pelayanan kita kepada masyarakat kedepan bila perlu pelayanan kita buka 24 jam kantor kita ini, pada intinya koordinasi kita sama desa induk tetap terjalin dan saya sampaikan ucapan ribuan terima kasih kepada kepala desa Pringgarata yang sudah banyak mensupport kami,” ujar Lalu Kholif.

​Rangkaian acara kemudian ditutup dengan tasyakuran yang dihadiri langsung oleh Camat Pringgarata, Lalu Winata Kusuma. Dalam sambutan penutupnya, Camat memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak, termasuk panitia pemekaran dan Kepala Desa Pringgarata, atas kerja keras mendirikan desa persiapan tersebut.

​Lalu Winata mengingatkan bahwa Desa Persiapan Mekar Wangi memiliki tenggat waktu dua tahun untuk dapat ditetapkan secara resmi sebagai desa definitif. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya menjaga kinerja pelayan publik serta memperjuangkan kelayakan fasilitas kantor desa.

​”Karena waktu kita lagi 2 tahun untuk menjadi definitif dan harapan saya kepala desa dan jajarannya harus di jaga dan bekerja maksimal termasuk kantor harus di perjuangkan karena tujuan pemekaran itu tidak lain hanya untuk program itu bisa lebih maksimal dan jaga desa kita ini dengan baik jangan sampai terpecah belah karena ingat kita pernah duduk disini sebagai pelaku sejarahnya,” tegas Lalu Winata Kusuma menutup sambutannya.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button