Hari Ke-6 Porprov XII NTB: 23 Cabor Rampung, KONI Tunggu Keabsahan Data Rekapitulasi Medali

MATARAM – Pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII NTB tahun 2026 hingga hari keenam telah menyelesaikan pertandingan pada 23 cabang olahraga (cabor) dari total 51 cabor yang dipertandingkan. Dengan selesainya 23 cabor tersebut, panitia Porprov masih terus mempertandingkan 28 cabor sisanya di seluruh arena yang telah disiapkan.
Ketua KONI NTB, H. Mori Hanafi, menyatakan bahwa dari 23 cabor yang telah tuntas, panitia pelaksana telah menyelesaikan sekitar 200 nomor pertandingan. Kendati demikian, panitia hingga saat ini belum merilis pengumuman resmi perolehan medali secara keseluruhan lantaran masih menunggu keabsahan berita acara dari penanggung jawab masing-masing cabor.
”Kendati kita sudah menyelesaikan sebanyak 23 cabor namun pengumuman perolehan medalinya secara aturan kita umumkan setelah hasilnya kita terima langsung dari penanggung jawab cabornya,” ungkapnya.
Secara umum, pelaksanaan pertandingan pada 23 cabor yang telah rampung dipastikan berjalan aman dan tidak menimbulkan persoalan krusial terkait hasil laga. Saat ini, tim rekapitulasi perolehan medali KONI NTB tengah mengumpulkan data resmi dari setiap cabor sebagai dasar sah pengumuman klasemen medali bagi kabupaten/kota peserta Porprov XII NTB.
Di sisi lain, Mori mengakui adanya berbagai dinamika persoalan yang sempat muncul di lapangan selama pertandingan berlangsung. Namun, ia memastikan dinamika tersebut dapat langsung ditangani secara sigap oleh panitia di setiap venue.
”Memang kita akui adanya persoalan yang muncul di beberapa cabor, namun semua itu bisa kita minimalisir diselesaikan dengan secepatnya,” akunya.
Guna menekan potensi konflik pada sisa laga yang masih berjalan, KONI NTB terus melakukan evaluasi berkala. Cabor yang dinilai rawan potensi gesekan langsung dipetakan dan mendapatkan pengawalan khusus, termasuk penebalan personel keamanan.
”Jadi sebisa mungkin kita mitigasi dan hindari terjadinya konflik pada pertandingan di sisa semua cabor yang ada,” ujarnya.
Mori menambahkan, dari dinamika yang terjadi, saat ini tersisa 12 nomor pertandingan yang masih dalam proses penyelesaian oleh tim keabsahan KONI. Ia menegaskan persoalan tersebut masuk kategori ringan dan tidak membutuhkan waktu lama untuk dituntaskan.
”Saat ini kami sedang mencari solusi terbaik atas persoalan yang muncul,” tegasnya.
Sebelum menutup konferensi pers, anggota DPR RI ini juga menyinggung dinamika yang terjadi pada cabor taekwondo. Akibat munculnya persoalan teknis, KONI NTB memutuskan untuk menghentikan sementara pertandingan di cabor tersebut hingga ditemukan batas waktu dan formulasi solusi terbaik.
”Khusus taekwondo terus kita cari solusi yang terbaik,” paparnya.



