Hukum & Kriminal

Gulung Jaringan Sabu di Dua Kecamatan, Polres Lombok Tengah Sita 70 Gram Lebih Barang Bukti

LOMBOK TENGAH – Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polres Lombok Tengah bergerak cepat memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah hukumnya. Dalam operasi terpisah yang digelar di Kecamatan Praya Timur dan Kecamatan Jonggat, polisi berhasil mengamankan lima orang pria yang diduga kuat terlibat dalam jaringan sabu.

​Kasat Narkoba Polres Lombok Tengah, AKP Mulyadi, S.H., mengonfirmasi identitas para pelaku. Mereka adalah PP (34) dan MTH (28) asal Desa Sengkerang, serta M (44), WA (25), dan S (36) yang merupakan warga Desa Pengenjek.

​Aksi pemberantasan ini bermula dari laporan masyarakat yang resah akan adanya aktivitas transaksi barang haram tersebut. Merespons informasi itu, Tim Opsnal kemudian melakukan pengintaian mendalam dan penyergapan di dua lokasi berbeda.

​Pada Senin (18/5) sekitar pukul 20.00 WITA, polisi menggerebek PP dan MTH di Desa Sengkerang. Dari tangan kedua pelaku, petugas menyita dua klip sabu seberat 2,83 gram, alat isap (bong), serta lima unit ponsel.

​Tak berhenti di sana, pada Rabu (20/5) tengah hari, tim kembali bergerak ke Desa Pengenjek, Kecamatan Jonggat. Dalam operasi tersebut, petugas meringkus M, WA, dan S. Melalui penggeledahan badan dan tempat, polisi menemukan barang bukti yang cukup besar, yakni empat klip sabu dengan berat bruto mencapai 67,27 gram.

​Berdasarkan hasil pemeriksaan intensif, AKP Mulyadi membeberkan bahwa dua dari lima pelaku merupakan pemain utama atau pengedar di wilayah masing-masing.

​”Terduga pelaku berinisial PP diketahui sebagai penjual sabu di wilayah Desa Sengkerang, sementara pelaku berinisial M merupakan pengedar di wilayah Desa Pengenjek,” tegas Mulyadi, Kamis (21/5).

​Selain narkotika, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti pendukung seperti dompet, bendel plastik klip transparan, dan peralatan isap sabu. Saat ini, kelima pelaku telah ditahan di Mapolres Lombok Tengah untuk menjalani proses hukum lebih lanjut guna mengungkap jaringan di atasnya.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button