ITDC Dukung Kebutuhan Pendidikan 17 Anak Yatim Piatu Desa Pengulon melalui Program TJSL

BALI – InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) melalui The Nusa Dua menyalurkan bantuan perlengkapan sekolah bagi 17 anak yatim piatu di Desa Pengulon, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Bali. Bantuan ini menjadi bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) ITDC untuk mendukung kebutuhan masyarakat di bidang pendidikan.
Bantuan terdiri atas 17 pasang sepatu sekolah dan 17 paket perlengkapan sekolah yang masing-masing meliputi tas, peralatan tulis, dan tumbler. Bantuan tersebut diserahkan oleh General Manager The Nusa Dua ITDC, I Made Agus Dwiatmika, kepada Ketua Kelompok Peduli Pengulon, I Putu Yasa, pada Jumat (18/9)bertempat di Kantor Perbekel Pengulon, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Bali.
General Manager The Nusa Dua ITDC, I Made Agus Dwiatmika, menyebut, bantuan tersebut merupakan bentuk dukungan ITDC terhadap kebutuhan pendidikan bagi anak-anak di Desa Pengulon, sekaligus respons atas permohonan dukungan yang disampaikan melalui Kelompok Peduli Pengulon (Kedungu).
“Kami berharap bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan sekolah anak-anak dan meringankan pengeluaran yang perlu dipersiapkan untuk menunjang aktivitas pendidikan mereka. Dukungan sederhana seperti perlengkapan sekolah diharapkan dapat memberikan semangat dan membantu anak-anak menjalani kegiatan belajar dengan lebih baik,” ujar I Made Agus Dwiatmika.
Menurutnya, pendidikan merupakan salah satu aspek penting dalam membangun kualitas sumber daya manusia. Karena itu, program TJSL ITDC diarahkan untuk merespon kebutuhan yang dihadapi masyarakat dan memberikan manfaat yang dapat dirasakan secara langsung.
“Bagi ITDC, pengembangan destinasi pariwisata tidak hanya berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi dan pembangunan infrastruktur, tetapi juga bagaimana keberadaan perusahaan dapat memberi manfaat bagi masyarakat. Kami ingin kontribusi tersebut hadir sesuai kebutuhan dan dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat di sekitar destinasi atau wilayah yang menjadi bagian dari perhatian program TJSL kami,” tambahnya.
Ketua Kelompok Peduli Pengulon, I Putu Yasa, mengapresiasi atas dukungan ITDC kepada anak-anak yatim piatu di Desa Pengulon. “Kami menyampaikan terima kasih kepada ITDC atas bantuan yang diberikan. Bantuan ini sangat berarti bagi anak-anak, khususnya untuk memenuhi kebutuhan mereka dalam bersekolah. Kami berharap kepedulian dan sinergi seperti ini dapat terus terjalin,” ujar Putu Yasa.
Melalui program TJSL, ITDC terus mendorong terciptanya shared value antara perusahaan dan masyarakat melalui kontribusi yang relevan dengan kebutuhan serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Dukungan terhadap pendidikan menjadi salah satu bentuk kontribusi sosial yang diharapkan dapat turut mendukung kesiapan generasi muda dalam membangun masa depan mereka.
Dalam menjalankan perannya sebagai master developer dan asset manager, ITDC memandang pengembangan destinasi tidak hanya berorientasi pada pengembangan dan pengelolaan aset, tetapi juga pada terciptanya ekosistem destinasi yang tumbuh bersama masyarakat. Karena itu, kontribusi sosial menjadi bagian dari upaya ITDC untuk memastikan keberadaan destinasi turut memberikan manfaat bagi masyarakat di sekitarnya.
Ke depan, ITDC akan terus mengembangkan program TJSL yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat dengan mengedepankan kebermanfaatan, kolaborasi, dan pemberdayaan, sehingga kontribusi perusahaan dapat memberikan manfaat yang lebih luas dan berkelanjutan.



