Olahraga

Tiket Kuota Pertama MotoGP Mandalika 2026 Ludes Terjual Hingga ke Spanyol dan Monako

PRAYA – Tren penjualan tiket Pertamina Grand Prix of Indonesia (MotoGP) 2026 terus menunjukkan peningkatan positif menjelang pelaksanaan event. Memasuki dua pekan sebelum ajang balap digelar, kuota pertama tiket khusus bagi masyarakat berdomisili di Nusa Tenggara Barat (NTB) tercatat telah habis terjual (100 persen). Menariknya, tiket pada kuota pertama ini tidak hanya diborong warga lokal, tetapi juga terbeli hingga ke Spanyol dan Monako.

​Chairman Pertamina Grand Prix of Indonesia sekaligus Direktur Operasi ITDC, Troy Warokka, membenarkan tingginya antusiasme pecinta balap motor kelas dunia terhadap tiket gelaran tahun ini. Merespons habisnya tiket kuota pertama, pihak penyelenggara kini resmi membuka penjualan tiket untuk kuota kedua.

​”Dimana untuk tiket kuoata kedua ini di kurasi dipersiapkan untuk memenuhi kebutuhan tiket masyarakar Indonesia khususnya masyarakat NTB,” ungkapnya.

​Mengenai adanya tiket yang dibeli oleh penonton dari luar negeri, Troy menjelaskan hal tersebut kemungkinan dipengaruhi oleh keberadaan investor asal Spanyol di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika. Menurutnya, setiap aktivitas investasi yang masuk ke Mandalika memberikan efek berganda (multiplier effect) terhadap kesuksesan agenda internasional di sirkuit tersebut.

​”Dimana semua investasi yang terjadi di dalam kawasan berdampak positif pada penyelenggaraan MOTOGP,” sambungnya.

​Ia juga menegaskan bahwa masyarakat Indonesia sangat agresif dan responsif menyambut gelaran MotoGP 2026. Antusiasme tinggi ini terlihat jelas dari besarnya animo masyarakat saat kegiatan sosialisasi di Car Free Day (CFD) Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, beberapa waktu lalu.

​”Bukti paling nyata hingga sampai tengah malam kemarin saya dihubungi kesiapan hotel di mandalika oleh pengunjung yang hendak mau bermalam di Mandalika pada saat pelaksanaan event nantinya,” akunya.

​Troy memastikan dampak ekonomi dari penyelenggaraan MotoGP sudah mulai dirasakan secara nyata, terutama di Pulau Lombok sebagai tuan rumah. Dari sisi akomodasi, tingkat pemesanan kamar hotel di kawasan destinasi wisata Mandalika hingga Senggigi saat ini telah mendekati 100 persen.

​”Saya bisa pastikan secara tiket dan akomodasi sudah mulai berdampak,” paparnya.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button